Identifikasi Masalah Jelang Pemilu, Pemkot Depok Jalin Koordinasi
Jum'at, 29 Maret 2019 - 14:48 WIB
Identifikasi Masalah Jelang Pemilu, Pemkot Depok Jalin Koordinasi
A
A
A
DEPOK - Hari Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus melakukan komunikasi dan koordinasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya kendala, baik sebelum Pemilu berlangsung maupun setelah Pemilu.
“Persiapan terus kita matangkan agar tidak ada kendala. Kami juga mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta camat untuk mengidentifikasi permasalahan yang akan dihadapi,” ujar Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Muchsin Mawardi, usai memimpin Rapat Persiapan Pilpres di Aula Perpustakaan Kota Depok, Balai Kota, sebagaimana dilansir depok.go.id, Rabu (27/03/19).
Diakuinya, saat ini Pemkot Depok juga tengah mempersiapkan tempat penyimpanan logistik berupa kotak suara, surat suara dan mekanisme penempatannya. Mengingat, ada beberapa kelurahan yang tidak memiliki tempat representatif untuk menyimpan kotak suara.
“Ini menjadi kendala kami dan masih dalam koordinasi. Namun, dipastikan penempatan kotak suara aman. Karena kemungkinan besar kami menggunakan fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Depok, seperti balai rakyat,” ucapnya.
Dirinya berharap, melalui komunikasi yang terus dibangun, dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman antara pemerintah dengan petugas Pemilu di wilayah.
“Mudah-mudahan dalam pesta demokrasi ini, partisipasi pemilih meningkat. Untuk masyarakat, jangan golput. Terutama, bagi pemilih pemula yang diperkirakan lebih dari 200 ribu jiwa,” tutupnya.
“Persiapan terus kita matangkan agar tidak ada kendala. Kami juga mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta camat untuk mengidentifikasi permasalahan yang akan dihadapi,” ujar Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Muchsin Mawardi, usai memimpin Rapat Persiapan Pilpres di Aula Perpustakaan Kota Depok, Balai Kota, sebagaimana dilansir depok.go.id, Rabu (27/03/19).
Diakuinya, saat ini Pemkot Depok juga tengah mempersiapkan tempat penyimpanan logistik berupa kotak suara, surat suara dan mekanisme penempatannya. Mengingat, ada beberapa kelurahan yang tidak memiliki tempat representatif untuk menyimpan kotak suara.
“Ini menjadi kendala kami dan masih dalam koordinasi. Namun, dipastikan penempatan kotak suara aman. Karena kemungkinan besar kami menggunakan fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Depok, seperti balai rakyat,” ucapnya.
Dirinya berharap, melalui komunikasi yang terus dibangun, dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman antara pemerintah dengan petugas Pemilu di wilayah.
“Mudah-mudahan dalam pesta demokrasi ini, partisipasi pemilih meningkat. Untuk masyarakat, jangan golput. Terutama, bagi pemilih pemula yang diperkirakan lebih dari 200 ribu jiwa,” tutupnya.
(akn)