2 Jam Dilanda Hujan, Jalanan di Kota Malang Lumpuh Akibat Banjir

Kamis, 28 Maret 2019 - 21:00 WIB
2 Jam Dilanda Hujan,...
2 Jam Dilanda Hujan, Jalanan di Kota Malang Lumpuh Akibat Banjir
A A A
MALANG - Hujan lebat selama sekitar dua jam lamanya membuat air meluap ke jalan-jalan utama, dan perkampungan padat di Kota Malang. Akibatnya, jalur lalulintas sempat lumpuh selama berjam-jam. Salah satu titik terparah terjadi di Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Kemirahan.

Kantor PT Bina San Prima (BSP), yang posisinya lebih rendah dari Jalan Ahmad Yani, terendam air hingga setinggi 1,5 meter. "Ini banjir besar yang kedua kalinya. Sebelumnya pernah terjadi banjir besar pada Desember 2018," ujar Maria (39), salah satu karyawan PT BSP.

Dia bersama karyawan lainnya, harus berjibaku melintasi derasnya arus air yang menerjang kantornya, untuk mencari lokasi yang lebih tinggi dan menghindari genangan air.

Seluruh kendaraan karyawan, dan barang-barang di dalam kantor tidak terselamatkan lagi, karena air begitu cepat menerjang masuk kantor distributor obat tersebut.

"Sebelum banjir, hujan turun sangat deras. Setelah itu dengan cepat air banjir dari saluran air di Jalan Ahmad Yani masuk ke dalam kantor. Luapan air mulai masuk kantor sekitar pukul 16.30 WIB," ungkapnya.

Derasnya air yang menerjang kantor tersebut, membuat tembok kantornya hancur. Bahkan, beberapa ruangan juga mengalami kerusakan. "Tidak sempat menyelamatkan barang-barang, dan kendaraan. Semuanya hancur diterjang air banjir," terangnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Handi Priyanto menyebutkan, ada 17 titik yang tergenang banjir, dan satu titik mengalami longsor.

17 titik banjir itu antara lain terjadi di Jalan Ahmad Yani; Jalan Letjen S. Parman; Jalan Bantaran; Jalan Letjen Sutoyo; Jalan Sulfat; Jalan Mawar; Jalan Candi Kalasan; dan Jalan Ahmad Yani Utara.

"Selain itu, banjir juga terjadi di Jalan Industri Barat; Jalan Borobudur; Jalan Plaosan Barat; Jalan Bungur; Jalan Veteran; Jalan Soekarno-Hatta; Jalan Pekalongan Dalam; Jalan Simpang Setaman; dan Jalan Selorejo," ujarnya.

Dia mengungkapkan, saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Malang, bersama petugas gabungan, masih berada di lapangan untuk membantu masyarakat yang mengalami bencana banjir.
(sms)
Berita Terkait
Cerita Sedih Korban...
Cerita Sedih Korban Banjir Bandang Kota Malang, Kehilangan Tabungan Rp3 Juta untuk Berobat
Jaga Interaksi Sosial,...
Jaga Interaksi Sosial, Ahli Minta Hindari Toxic Relationship
Banjir Bandang di Kota...
Banjir Bandang di Kota Batu, 1 Tewas 4 Selamat, dan 10 Hilang
Pasca Gempa, Gubernur...
Pasca Gempa, Gubernur Jatim Minta Warga Waspada Ancaman Banjir Bandang dan Tanah Longsor
Cabor Atletik Jawa Timur...
Cabor Atletik Jawa Timur Optimistis Raih Emas Porwanas XIII
Gempa Jawa Timur, BPBD...
Gempa Jawa Timur, BPBD Siapkan Tempat Pengungsian
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
1 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
1 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
1 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved