Elemen Masyarakat Semarang Gelar Aksi Peduli Muslim Selandia Baru

Sabtu, 23 Maret 2019 - 02:00 WIB
Elemen Masyarakat Semarang...
Elemen Masyarakat Semarang Gelar Aksi Peduli Muslim Selandia Baru
A A A
SEMARANG - Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi peduli muslim Selandia Baru yang menjadi korban penembakan sadis saat melaksanakan ibadah Salat Jumat. Tercatat 50 orang meninggal dunia dalam peristiwa berdarah di Masjid An Noor dan Masjid Linwood, Christchurch.

Aksi massa yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Semarang itu berlangsung di depan Kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah . Pekikan lagu Indonesia Raya berkumandang di sepanjang Jalan Pahlawan Kota Semarang. (Baca Juga: Tokoh Lintas Agama Kecam Penembakan Masjid di Selandia Baru)

“Dua di antara korban penembakan adalah WNI. Alhamdulillah kami sudah memberangkatkan keluarga korban menuju Selandia Baru,” ujar Kepala Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jateng, Sri Suroto, di sela aksi, Jumat (22/3/2019).

Dia menyebut, dua WNI yang menjadi korban penembakan yakni Zul Firmansyah (40) dan Averro’es Omar Syah (2). Sementara pihak keluarga korban asal dari Sumatera Barat yang diberangkatkan adalah Handra Yaspita, Nurhamidah, Yulierma, dan Alhamdani.

Menurutnya, aksi tersebut sebagai bagian dari ikhtiar untuk membangun kepedulian masyarakat Semarang. Selain prihatin terhadap tragedi kemanusiaan yang menimpa muslim di Selandia Baru, publik juga diajak peduli dengan penjajahan yang masih terjadi di Palestina oleh zionis Irael.

“Kita memang tidak bisa datang menemui mereka, kita tidak bisa menjabat tangan saudara seiman di Palestina, namun yakinlah saudara, insya Allah doa dan juga bantuan kita di sini akan menjadi energi terhebat bagi saudara teraniaya!” ucap Sri Suroto, saat berorasi.

“Sudah seharusnya penjajahan di atas dunia harus dihapuskan! Bangsa Indonesia secara tegas menyatakan itu, maka mari kita sebagai warga negara yang mengaku cinta Indonesia sudah seharusnya berjuang membela kemerdekaan Palestina,” sambungnya.

Suroto mengungkapkan, ACT sudah menyiapkan berbagai program bantuan sebagai respons terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina. “Salah satu program untuk membersamai Palestina, pada April mendatang, ACT insya Allah kita akan memberangkatkan minimal 2.000 ton beras yang akan berlayar dari Indonesia.
(rhs)
Berita Terkait
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Semarang Berahir Ricuh
ACT Jateng Salurkan...
ACT Jateng Salurkan Bantuan Wakaf Modal Usaha Berbasis Masjid di Semarang
Demonstrasi di Semarang...
Demonstrasi di Semarang Ricuh, Massa Berlarian hingga Masuk Mal Paragon
Detik-detik Demonstrasi...
Detik-detik Demonstrasi di Semarang Ricuh, Seorang Polisi Terluka Akibat Tombak
Relawan MRI-ACT Jateng...
Relawan MRI-ACT Jateng Berjibaku Menembus Wilayah Terparah Banjir Semarang
Tangkal COVID-19, ACT...
Tangkal COVID-19, ACT Jateng Intensifkan Penyemprotan Probiotik di Semarang
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
7 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
9 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
9 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
9 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
9 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved