Ikatan Dokter Muslim UIN Dorong Pemkot Tangsel Tangani Kasus DBD

Jum'at, 22 Maret 2019 - 14:29 WIB
Ikatan Dokter Muslim...
Ikatan Dokter Muslim UIN Dorong Pemkot Tangsel Tangani Kasus DBD
A A A
TANGERANG SELATAN - Jumlah korban akibat virus yang ditularkan gigitan nyamuk aedes aegypti terus meningkat secara nasional. Bahkan dari dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, jika jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga tanggal 3 Februari 2019 mencapai 16.692kasus, dengan 169 pasien diantaranya meninggal dunia. Jumlah ini meningkat dari data sebelumnya pada 29 Januari 2019, yang mencapai 13.683 kasus.

Tak terkecuali di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pasien-pasien DBD nampak banyak memenuhi kamar dan ruang perawatan, bahkan sempat ada pula yang terpaksa ditangani di selasar RSU maupun di sejumlah rumah sakit swasta lainnya.

Data terakhir, seorang pasien penderita DBD meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSU. Pasien atas nama Ati (51), warga Kampung Keranggan, RT12 RW05, Keranggan, Setu, Tangsel, itu mengembuskan nafas terakhirnya pada Jumat pagi, 15 Maret 2019.

Jumlah korban yang terus berjatuhan itu sulit terbendung, manakala upaya yang dilakukan hanya terkesan reaksional dan tak menyeluruh. Ditambah lagi, pergeseran cuaca yang tak menentu membuat nyamuk DBD tetap leluasa berkembang biak di tempat-tempat yang lembab.

"Pencegahan demam berdarah sangat tergantung pada pemutusan mata rantai penyebaran nyamuk aedes aegypti," ungkap Pengurus Ikatan Dokter Muslim Alumni UIN Jakarta (Idomain), Irwienny Tria Pujiastuti pada Jumat (22/3/2019).

Dikatakan Irwienny, meskipun vaksin virus dengue telah ditemukan, namun hingga kini masih belum bisa digunakan secara luas karena masih dalam tahap penelitian lebih lanjut. Sedangkan Fogging, sambung dia, hanya efektif pada saat terjadinya wabah.

"Fogging itu tidak efektif membunuh telur dan larva yang masih berada di air. Sehingga memang dalam penanganan DBD ini, peran serta masyarakat juga sangat menentukan," sambungnya.

Menurut dia, sebenarnya pemerintah telah mencanangkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M-plus guna memutus mata rantai penyebaran nyamuk DBD. Namun upaya itu tak boleh terhenti hanya pada seruan semata, melainkan juga terus digalakkan melalui instrumen lainnya, seperti Puskesmas dan Jumantik.

"Cara-cara yang terbilang sederhana itu merupakan langkah yang penting dalam memutus mata rantai penyebaran nyamuk DBD. Sehingga menurunkan angka kejadian infeksi dengue di Indonesia. Tentu ini menjadi tugas bersama, tapi pemerintah daerah lah yang memegang kendali guna menggerakkan instrumennya mencegah kasus itu meluas," ucapnya lagi.

Masih kata dia, pola 3M-plus yang sering dibeberkan dalam penyuluhan, seperti Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat-tempat penampungan air, Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi tempat perkembangbiakan nyamuk, belum dibarengi dengan kesadaran mempraktikkannya.

"Pola 3M-plus itu sebenarnya sudah sering diingat, tapi budaya mempraktikkannya yang masih rendah. Begitu muncul musimnya, baru kita bertindak. Itulah mengapa pencegahannya harus tuntas," tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Tangsel sendiri menyebutkan bahwa alokasi anggaran bagi penanganan kasus DBD mencapai sekira Rp2,5 miliar. Dana itu dibagi penggunaannya, yakni untuk operasional Jumantik, fogging, dan pengadaan serbuk pembunuh jentik nyamuk (lafasida).
(whb)
Berita Terkait
Masuk Musim Penghujan,...
Masuk Musim Penghujan, Pemkot Palembang Ingatkan Warga Waspadai DBD
Hari Demam Berdarah...
Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN 2024, Tingkatkan Kesadaran untuk Cegah DBD
Selain Covid-19, Bekasi...
Selain Covid-19, Bekasi Ingatkan Warga soal Bahaya DBD
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
1.475 Kasus DBD Terjadi...
1.475 Kasus DBD Terjadi di Kota Bekasi, 10 Orang Meninggal Dunia
Takeda Dukung Peringatan...
Takeda Dukung Peringatan Hari Dengue Asean 2024 demi Indonesia Bebas Kematian Akibat DBD 2030
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
1 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
2 jam yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
2 jam yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
3 jam yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved