Separuh Lebih Anggota DPRD DKI Sudah Mendukung Anies Lepas Saham Bir

Kamis, 21 Maret 2019 - 10:12 WIB
Separuh Lebih Anggota...
Separuh Lebih Anggota DPRD DKI Sudah Mendukung Anies Lepas Saham Bir
A A A
JAKARTA - Keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas saham bir di PT Delta Djakarta Tbk mulai menemui titik terang. Saat ini lebih dari setengah jumlah anggota DPRD DKI telah mendukung rencana Anies tersebut.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengklaim, jumlah suara yang mendukung pelepasan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta Tb terus bertambah. "Ya, ini kan saya lagi komunikasi terus dan saya kira sudah nambah yang setuju. Insya Allah sudah lebih dari separuh," ujar Taufik di Geding DPRD DKI Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Meskipun begitu, Taufik enggan membocorkan anggota fraksi mana saja yang setuju dan menolak penjualan saham Pemprov DKI di perusahaan bir itu. Hingga kini pihaknya masih terus melakukan lobi-lobi di DPRD agar saham minuman beralkohol itu segera dilepas. "Jangan lah, jangan disebutin (nama fraksi). Kan komunikasi mesti informal, kan namanya juga lobi," tuturnya. (Baca juga: Anies Baswedan Beberkan Alasan Ngotot Jual Saham Bir )

Taufik mengungkapkan, mekanisme penjualan saham minuman beralkohol itu harus disetujui minimal 2/3 dari jumlah anggota DPRD DKI. Untuk diketahui, total keseluruhan anggota DPRD DKI Jakarta untuk periode 2014-2019 sebanyak 106 kursi dari 10 partai politik. Sedangkan jumlah fraksi DPRD DKI Jakarta untuk periode 2014-2019 sebanyak 9 fraksi dari 10 partai politik.

"Ambil keputusannya harus 3/4, eh 2/3 itu sama saja. Jumlah absolutnya harus sama, bukan soal fraksinya. Nanti kita hitung dari fraksi berapa (individunya)," pungkasnya. (Baca juga: Warga Dukung Pelepasan Saham Bir, Anies Minta Masyarakat Review Calegnya )

Sebelumnya, Anies Baswedan menyebutkan, alasan Pemprov DKI melepas saham di PT Delta Djakarta lantaran kepemilikan saham bir tidak sesuai dengan prinsip kerja Pemprov DKI Jakarta. Tugas pemerintah adalah untuk melakukan pembangunan, bukan mencari keuntungan dengan membuat bisnis.

"Pemerintah itu bukan bekerja mencari keuntungan, karena nanti ada conflict of interest. Di satu sisi pemegang modal, di sisi lain regulator," ujar Anies.

Orang nomor 1 di DKI Jakarta itu secara resmi telah mengirimkan surat sebanyak dua kali ke DPRD untuk meminta persetujuan penjualan saham bir tersebut. Surat kedua dikirim Anies pada 31 Januari 2019 lalu. (Baca juga: Ketua DPRD Sudah Terima Surat Permohonan Jual Saham Bir dari Anies)
(thm)
Berita Terkait
Fraksi Golkar DPRD DKI...
Fraksi Golkar DPRD DKI Dukung Anies Baswedan Jual Saham Bir
Alasan Pemprov DKI Ingin...
Alasan Pemprov DKI Ingin Jual Saham Bir untuk Lindungi Kesehatan Warga Negara
DKI Kantongi Rp800 Miliar,...
DKI Kantongi Rp800 Miliar, Jika Saham Bir Laku Dijual
Polemik Pelegalan Miras...
Polemik Pelegalan Miras Sindir Janji Anies Soal Bir
Pemprov DKI Diingatkan...
Pemprov DKI Diingatkan Hati-hati Jual Saham Bir
Protes Pengesahan P2APBD,...
Protes Pengesahan P2APBD, F-PAN DPRD DKI: Harus Transparansi
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
35 menit yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
2 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
14 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
15 jam yang lalu
Infografis
Anies Ganti Nama RSUD...
Anies Ganti Nama RSUD di DKI Jakarta Jadi Rumah Sehat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved