Polisi Akan Panggil Saksi Ahli Terkait Kasus Pencurian Air di Sentul City

Senin, 18 Maret 2019 - 11:35 WIB
Polisi Akan Panggil...
Polisi Akan Panggil Saksi Ahli Terkait Kasus Pencurian Air di Sentul City
A A A
BOGOR - Petugas Polsek Babakan Madang hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pencurian air yang dilakukan tujuh oknum warga perumahan Sentul City. Sejumlah saksi ahli pun akan dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

"Penyidik berencana memanggil saksi ahli. Kami tinggal meminta keterangan saksi ahli dari PDAM Tirta Kahuripan dan saksi ahli hukum pidana baik dari Universitas Indonesia ataupun Universitas Djuanda," ungkap Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin kepada wartawan Jumat, 15 Maret 2019 lalu.

Kasus ini berawal dari Laporan Polisi bernomor LP/B/296/XI/2018/JBR/Res Bgr/Sektor Babakan Madang tanggal 26 November 2018 oleh staf bagian Water and Sewerage Treatment Plan (WSTP) PT Sukapura Graha Cemerlang (SGC), pengelola township management perumahan Sentul City tentang dugaan adanya tindak pidana pencurian air bersih. Laporan ini berdasarkan temuan PT SGC di rumah warga Perumahan Sentul City pada tanggal 4 April 2018 sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketika itu petugas PT SGC menemukan fakta ada oknum warga yang diputus pasokan airnya karena menunggak tetap menerima pasokan air. Setelah dicek, ternyata yang bersangkutan memasang meteran ilegal. Padahal, meteran milik PT SGC sudah dicabut kerena menunggak.

“Atas dasar LP itu kita keluarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sp. Lidik/B/296/XI/2018/Reskim, tanggal 26 November 2018,” ujar Wawan. Dia melanjutkan akibat dugaan perbuatan pencurian atau mengambil air milik pihak lain secara ilegal, maka JT dan enam orang tersangka lainnya sementara akan dikenakan Pasal 362 KUHP.

Direktur Opersional PT SGC, Jonni Kawaldi menuturkan, sebelumnya sudah dilakukan tindakan persuasif agar warga melakukan pembayaran air dan BPPL. Namun, tidak diindahkan.

"Ketika dicabut meteran airnya, malah beberapa warga menyambung kembali dengan meteran air sendiri. Kami sudah menegur baik baik tapi tidak diindahkan,” ucap Jonni.
(whb)
Berita Terkait
Cerita Bupati Bogor...
Cerita Bupati Bogor Jawab Persoalan Warga 9 Desa Kesulitan Air Bersih Sejak 2013
Maling Besi Penutup...
Maling Besi Penutup Saluran Air Babak Belur dikeroyok Warga Cileungsi
Ridwan Kamil Serahkan...
Ridwan Kamil Serahkan Dokumen DOB Kabupaten Bogor Barat ke Pusat
Ketinggian Air Sungai...
Ketinggian Air Sungai Cileungsi Siaga 1, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir
BPBD Salurkan 65.000...
BPBD Salurkan 65.000 Liter Air untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kabupaten Bogor
Sejak Mei 2023, 174.770...
Sejak Mei 2023, 174.770 Warga Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
1 jam yang lalu
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
3 jam yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
3 jam yang lalu
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
4 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved