Isu Kiamat Sudah Dekat, Polres Kota Batu dan Ponpes Berikan Klarifikasi

Kamis, 14 Maret 2019 - 13:28 WIB
Isu Kiamat Sudah Dekat,...
Isu Kiamat Sudah Dekat, Polres Kota Batu dan Ponpes Berikan Klarifikasi
A A A
KOTA BATU - Isu kiamat sudah dekat yang diajarkan seorang pimpinan sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Malang hingga membuat puluhan warga Ponorogo eksodus ke Malang dinyatakan hoaks alias tidak benar. Kemarin petang (13/3/2019), Polres Kota Batu bertabayun bersama pengurus Ponpes dan tokoh agama serta melakukan klarifikasi terkait hal itu.

Pihak kepolisian saat tenga tengah menyelidiki penyebar hoaks yang meresahkan masyarakat terebut. Penyeledikan ini dilakukan setelah Polres Kota Batu bersama pengurus Ponpes Miftahul Falahil Mubtadin atau Majelis Sholawat Musa Alaihis Salam, Dusun Pulo Sari Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur , mengadakan jumpa pers dan saling berklarifikasi sebelumnya. (Baca Juga: Heboh Ajaran Kiamat, Puluhan Warga Ponorogo Tinggalkan Kampung Halaman)

Dalam keterangannya, Polres Kota Batu bersama pimpinan pondok pesantren sama-sama menyatakan bahwa kabar tentang ajaran kiamat sudah dekat, menjual aset hingga foto dan golok keselamatan, bahkan memakan lengan adik di masa paceklik adalah kabar hoaks yang disebarkan orang tidak bertanggung jawab.

"Kabar ajaran ini selain meresahkan masyarakat juga merugikan pondok,” kata Mohammad Romli, pimpinan pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Mubtadin. (Baca Juga: Ini Lima Ajaran Sesat Kerajaan Ubur-ubur Versi MUI)

Sementara Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto menegaskan, fatwa kiamat sudah dekat merupakan fatwa bohong atau hoaks karena apa yang telah diajarkan di dalam pondok pesantren telah sesuai dengan aqidah Islam dan tidak menunjukkan ajaran yang mengarah ajaran radikal .

Atas kejadian ini, pihak Polres Kota Batu telah berkoordinasi dengan Polres Ponorogo guna melakukan penyelidikan dan memburu penyebar hoaks yang meresahkan tersebut.
(rhs)
Berita Terkait
MUI Masih Kaji Ceramah...
MUI Masih Kaji Ceramah Mama Ghufron yang Diduga Sesat: Ngaku Video Call dengan Izra'il
MUI: Hati-Hati Memilih...
MUI: Hati-Hati Memilih Pondok Pesantren untuk Putra-putri Anda
Pendiri NII Crisis Center:...
Pendiri NII Crisis Center: Ponpes Al Zaytun Adopsi Ajaran Isa Bugis
Kemenag Bisa Bekukan...
Kemenag Bisa Bekukan Izin Ponpes Al Zaytun kalau Terbukti Sesat
Tim Investigasi Buka...
Tim Investigasi Buka Kemungkinan Panggil Panji Gumilang Dalami Kasus Ponpes Al Zaytun
Polemik Ponpes Al Zaytun,...
Polemik Ponpes Al Zaytun, SAS Institute Beri Penjelasan Begini
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
Misteri Batu Hidup yang...
Misteri Batu Hidup yang Tumbuh dan Bergerak Belum Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved