Bahas RKPD 2020, Anies Ingin Ekonomi Tumbuh Merata untuk Semua Rakyat
Rabu, 13 Maret 2019 - 13:31 WIB
Bahas RKPD 2020, Anies Ingin Ekonomi Tumbuh Merata untuk Semua Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Kinerja Pemerintah Daerah (FKP RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 di Balai Agung, Balai Kota, Rabu (13/3/2019). Anies menekankan perlu adanya pertumbuhan yang berkualitas di Jakarta agar peningkatan kesejahteraan dapat berkelanjutan.
"Izinkan saya menggarisbawahi mengenai tema pertumbuhan berkualitas. Kita menginginkan agar Jakarta menjadi tempat dimana peningkatan kesejahteraan terjadi secara berkelanjutan. Peningkatan kesejahteraan itu bisa berkelanjutan, itu artinya kegiatan perekonomian harus tumbuh. Kita menginginkan agar di Jakarta, perekonomian kita bergerak lebih baik, pertumbuhan terjadi, tapi juga ada kualitas yang tinggi. Dan kualitas itu artinya semua merasakan manfaatnya," ujar Anies Baswedan dalam sambutannya.
Anies berharap di 2020 mendatang kebijakan-kebijakan yang disusun memungkinkan bagi semua warga Jakarta untuk merasakan pertumbuhan yang berkualitas itu. Mantan Mendikbud itu juga menegaskan, pertumbuhan ekonomi di Jakarta harus memperhatikan unsur pemerataan ekonomi, bukan ketimpangan ekonomi yang semakin melebar.
Untuk itu, forum konsultasi ini menjadi penting dalam penyusunan draf rencana kebijakan tahun 2020 mendatang, karena berkolaborasi bersama melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan unsur masyarakat di DKI Jakarta. (Baca juga: Anies Baswedan Ingin Jadikan Jakarta Kota Adil dan Sejahtera)
Forum yang akan terbagi menjadi beberapa kelompok ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen lengkap berisi saran, kritik, maupun masukan untuk pembangunan Jakarta yang berkelanjutan dan tepat sasaran-tepat manfaat.
"Kalau melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi Jakarta, tahun 2020 diproyeksikan di kisaran 6,3 persen. Sedikit di atas tahun 2019, yaitu sekitar diproyeksikan 6,2 persen. Kita berharap momentum pertumbuhan ini dipakai untuk benar-benar memikirkan kualitas. Karena, kalau kita hanya sampai pada angka persentase, dia tidak mencerminkan seberapa banyak di masyarakat merasakan pertumbuhan ekonomi ini. Momentum yang baik ini harus kita jaga sama-sama," papar Anies.
Anies menyebutkan beberapa kebutuhan mendasar di Jakarta yang perlu dientaskan dan dirumuskan solusinya bersama-sama. Antara lain akses penyediaan air bersih, sistem tata kelola sampah rumah tangga, kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas, hunian yang terjangkau, penataan kampung kumuh menjadi kampung bersih dan nyaman, serta sistem transportasi publik massal yang dapat menjangkau hampir keseluruhan wilayah Jakarta.
Anies juga menyampaikan indikator sederhana keberhasilan bagi pembangunan DKI Jakarta, yaitu rasa bahagia dan bersyukur tinggal di kota karena mendapatkan kehidupan yang layak serta lebih baik. (Baca juga: Ini Cara Agar Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Mencapai Lebih 6%)
"Izinkan saya menyampaikan terima kasih. Bapak-ibu mengiprahkan beberapa jam dari waktu bapak-ibu di hari kerja ini untuk ikut memikirkan Jakarta. Ini forum brainstorming, forum mendengar. Tidak ada ide yang perlu dibantah, yang ada adalah ide yang diserap, lalu ide didiskusikan. Semua ide pada fase ini namanya brainstorming yaitu curah konsultasi pemberian gagasan. Kita tamping, kita terima, kita diskusikan," tegas Anies.
Forum ini dihadiri oleh jajaran di tingkat eksekutif maupun legislatif daerah, perwakilan BUMD Provinsi DKI Jakarta, pemerintah pusat, Forkopimda, hingga perwakilan tingkat kecamatan, kelurahan, dan pegiat di tingkat RT/RW. Forum ini juga turut mengundang pakar yang ahli di bidangnya masing-masing, perwakilan dari institusi pendidikan tinggi, mahasiswa, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO).
"Izinkan saya menggarisbawahi mengenai tema pertumbuhan berkualitas. Kita menginginkan agar Jakarta menjadi tempat dimana peningkatan kesejahteraan terjadi secara berkelanjutan. Peningkatan kesejahteraan itu bisa berkelanjutan, itu artinya kegiatan perekonomian harus tumbuh. Kita menginginkan agar di Jakarta, perekonomian kita bergerak lebih baik, pertumbuhan terjadi, tapi juga ada kualitas yang tinggi. Dan kualitas itu artinya semua merasakan manfaatnya," ujar Anies Baswedan dalam sambutannya.
Anies berharap di 2020 mendatang kebijakan-kebijakan yang disusun memungkinkan bagi semua warga Jakarta untuk merasakan pertumbuhan yang berkualitas itu. Mantan Mendikbud itu juga menegaskan, pertumbuhan ekonomi di Jakarta harus memperhatikan unsur pemerataan ekonomi, bukan ketimpangan ekonomi yang semakin melebar.
Untuk itu, forum konsultasi ini menjadi penting dalam penyusunan draf rencana kebijakan tahun 2020 mendatang, karena berkolaborasi bersama melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan unsur masyarakat di DKI Jakarta. (Baca juga: Anies Baswedan Ingin Jadikan Jakarta Kota Adil dan Sejahtera)
Forum yang akan terbagi menjadi beberapa kelompok ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen lengkap berisi saran, kritik, maupun masukan untuk pembangunan Jakarta yang berkelanjutan dan tepat sasaran-tepat manfaat.
"Kalau melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi Jakarta, tahun 2020 diproyeksikan di kisaran 6,3 persen. Sedikit di atas tahun 2019, yaitu sekitar diproyeksikan 6,2 persen. Kita berharap momentum pertumbuhan ini dipakai untuk benar-benar memikirkan kualitas. Karena, kalau kita hanya sampai pada angka persentase, dia tidak mencerminkan seberapa banyak di masyarakat merasakan pertumbuhan ekonomi ini. Momentum yang baik ini harus kita jaga sama-sama," papar Anies.
Anies menyebutkan beberapa kebutuhan mendasar di Jakarta yang perlu dientaskan dan dirumuskan solusinya bersama-sama. Antara lain akses penyediaan air bersih, sistem tata kelola sampah rumah tangga, kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas, hunian yang terjangkau, penataan kampung kumuh menjadi kampung bersih dan nyaman, serta sistem transportasi publik massal yang dapat menjangkau hampir keseluruhan wilayah Jakarta.
Anies juga menyampaikan indikator sederhana keberhasilan bagi pembangunan DKI Jakarta, yaitu rasa bahagia dan bersyukur tinggal di kota karena mendapatkan kehidupan yang layak serta lebih baik. (Baca juga: Ini Cara Agar Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Mencapai Lebih 6%)
"Izinkan saya menyampaikan terima kasih. Bapak-ibu mengiprahkan beberapa jam dari waktu bapak-ibu di hari kerja ini untuk ikut memikirkan Jakarta. Ini forum brainstorming, forum mendengar. Tidak ada ide yang perlu dibantah, yang ada adalah ide yang diserap, lalu ide didiskusikan. Semua ide pada fase ini namanya brainstorming yaitu curah konsultasi pemberian gagasan. Kita tamping, kita terima, kita diskusikan," tegas Anies.
Forum ini dihadiri oleh jajaran di tingkat eksekutif maupun legislatif daerah, perwakilan BUMD Provinsi DKI Jakarta, pemerintah pusat, Forkopimda, hingga perwakilan tingkat kecamatan, kelurahan, dan pegiat di tingkat RT/RW. Forum ini juga turut mengundang pakar yang ahli di bidangnya masing-masing, perwakilan dari institusi pendidikan tinggi, mahasiswa, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO).
(thm)