Bupati Lombok Utara Terima Lawatan Balasan Delegasi Kerajaan Negeri Terengganu

loading...
Bupati Lombok Utara Terima Lawatan Balasan Delegasi Kerajaan Negeri Terengganu
Bupati Lombok Utara Terima Lawatan Balasan Delegasi Kerajaan Negeri Terengganu
TANJUNG - Guna menindak-lanjuti kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Kerajaan Negeri Terengganu, delegasi Kerajaan Negeri Terengganu melakukan lawatan balasan ke KLU yang diterima langsung Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar di aula kantor Bupati, Jumat (1/3/2019).

Turut menyambut rombongan delegasi Kerajaan Negeri Terengganu Kapolres Lombok Utara, Perwakilan TNI Kodim 1606/Lobar, Para Asisten Setda KLU, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD lingkup Pemda KLU, Ketua Kadin KLU, Para Camat, dan tamu undangan lainnya. Penyambutan rombongan dari negeri Jiran Malaysia iitu diawali dengan atraksi Gendang Beleq dan Tarian Ngalu Datu.

Bupati Najmul Akhyar dalam pidato sambutannya menyatakan, pemerintah dan masyarakat Lombok Utara berterima kasih atas kunjungan Delegasi Kerajaan Negeri Terengganu, Malaysia. Bupati menjelaskan Lombok Utara merupakan kabupaten paling muda di Provinsi Nusa Tenggara Barat, baru berumur 10 tahun.

"Mungkin banyak kekurangan yang dilihat sepanjang perjalanan menuju ke sini. Semua perkantoran dan rumah-rumah banyak yang rusak akibat gempa bumi pada bulan Agustus yang lalu. Niat kita membangun kerjasama antara Indonesia dan Malaysia yaitu Lombok Utara dan Kerajaan Negeri Terengganu," tutur bupati.



Lombok Utara memiliki keindahan alam dan budaya yang tak ada di daerah lain, lanjutnya menjelaskan, inilah pentingnya bisa bekerja sama untuk mengelola sumber daya alam yang bertujuan menyeejahterakan masyarakat.

Menjawab pertanyaan awak media apa yang ditawarkan Pemda Lombok Utara untuk kerjasama, Bupati Najmul menguraikan setelah melakukan penjajakan ke Terengganu, beberapa hal bisa diarahkan menjadi konsep kerjasama.

"Terengganu merupakan daerah yang memiliki banyak produk dari ikan, sementara minim potensi perikanan sehingga tertarik ke Lombok Utara melihat potensi perikanan yang cukup besar. Saya berikan gambaran, pada satu kelompok nelayan, misalnya di Kerakas saja, dalam satu hari bisa menghasilkan 6-10 ton," ungkap bupati.



Kemudian kelapa, lanjut bupati, harga kelapa pada tingkat lokal sebesar 3-4 ribu rupiah perbiji. Sedangkan di Terengganu Malaysia harga kelapa berkisar 10-18 ringgit Malaysia atau sekitar 30 ribu rupiah. Ada pula jagung, yang kini melalui Program Pertanian, sekitar 900 Ha lahan jagung ditanami jagung. Antusiasme masyarakat menanam jagung, kini sedang mengalami tren kenaikan.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top