Banjir Bandang Landa Pengalengan dan Kota Bandung

Jum'at, 01 Maret 2019 - 21:56 WIB
Banjir Bandang Landa...
Banjir Bandang Landa Pengalengan dan Kota Bandung
A A A
BANDUNG - Banjir bandang melanda Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat usai terjadi hujan deras pada Jumat sore (1/3/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Banjir disebabkan gundulnya hutan, berkurangnya kawasan resapan air, DAS kritis, sungai makin dangkal dan sempit, dan drainase yang tidak memadai serta sungai penuh sampah.

"Biasanya banjir ada di dataran rendah. Tapi sekarang makin banyak banjir terjadi di dataran tinggi saat terjadi hujan deras seperti di Kota Bandung, Kota Cimahi, Pasuruan, Dieng dan lainnya. Kali ini melanda Pengalengan yang juga berada di dataran tinggi," Kapusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews.

Namun, kata Sutopo, Banjir bandang yang melanda Desa Margamukti tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa dengan ketinggian air 20-70 centimeter


"Saat ini tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bandung terus melakukan pendataan. Kondisi mutakhir cuaca di Kecamatan Pengalengan malam ini hujan dengan intensitas ringan," kata Sutopo.

Sebelumnya sejumlah ruas jalan di beberapa kawasan di Kota Bandung, Jawa Barat, juga terendam banjir cileuncang setelah hujan deras mengguyur selama hampir satu jam, Jumat (1/3/2019). Akibatnya, arus kendaraan motor maupun mobil tersendat dan padat merayap.

Berdasarkan pantauan, banjir cileuncang akibat meluapnya drainase itu terlihat di Jalan Gudang Selatan atau pertigaan Jalan Ahmad Yani-Jalan Gudang Selatan. Di kawasan ini, genangan air setinggi paha orang dewasa.

Kendaraan dari arah Stadion Persib atau Sidolig dan sebaliknya dari Pasar Kosambi, sempat padat merayap karena air menggenangi pertigaan tersebut. Bahkan, akibat genangan air cukup tinggi, sejumlah sepeda motor mogok karena mesin terendam air. Pemiliknya terpaksa mendorong sepeda motornya. "Air di saluran air meluap dan meluber ke jalan. Hujan deras sekali," kata Tisna warga sekitar Jalan Gudang Selatan.

Menurut Tisna, meluapnya air tidak hanya berasal dari Jalan Gudang Selatan. Air juga berasal dari Jalan Ahmad Yani. Drainase yang hanya memiliki lebar 1 meter dalam dalam 1 meter itu tidak mampu menampung debit air hujan yang cukup tinggi. "Genangan air sampai sepaha saya," ujar dia.

Selain di Gudang Selatan, banjir cileuncang juga menggenangi Pasar Cicadas hingga Jalan Jakarta di dekat Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. Genangan air juga terlihat di perempatan Jalan Supratman-A Yani. Kemudian, perempatan Jalan Pelajar Pejuang-Buahbatu, kawasan Jalan Moh Toha, dan Cibaduyut Raya.
(sms)
Berita Terkait
Hujan Deras Akibatkan...
Hujan Deras Akibatkan Banjir Bandang di Mandailing Natal
Hujan Deras, Aek Natas...
Hujan Deras, Aek Natas Banjir hingga Setinggi 1,5 Meter
Banjir Terjang Permukiman...
Banjir Terjang Permukiman Warga Sukatani Depok, Mirip Banjir Bandang
Hujan Deras Picu Banjir...
Hujan Deras Picu Banjir di Johor Bahru, 3.500 Orang Mengungsi
Hujan Deras dan Banjir,...
Hujan Deras dan Banjir, Kawasan Gedebage Macet Parah
Hujan Deras, Sungai...
Hujan Deras, Sungai Cisokan Meluap Banjir Terjang Cianjur
Berita Terkini
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
1 jam yang lalu
Perkuat Pelayanan Masyarakat,...
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
2 jam yang lalu
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
2 jam yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
3 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
6 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved