BPBD Temanggung Bentuk Destana untuk Kurangi Risiko Bencana

Jum'at, 22 Februari 2019 - 12:21 WIB
BPBD Temanggung Bentuk...
BPBD Temanggung Bentuk Destana untuk Kurangi Risiko Bencana
A A A
TEMANGGUNG - Untuk mengurangi risiko bencana, BPBD Kabupaten Temanggung membentuk tiga Desa Tangguh Bencana (Destana). Tiga desa yang akan dibentuk sebagai Destana pada 2019, yaitu Desa Kemloko, Kecamatan Tembarak; Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung; dan Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo.

"Selain meningkatkan peran serta masyarakat, pembentukan Destana juga bertujuan untuk kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya dan pemeliharaan kearifan lokal bagi pengurangan risiko bencana. Di sisi lain juga untuk meningkatkan kapasitas pemerintah dalam memberikan dukungan sumber daya dan teknis bagi pengurangan risiko," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi, Jumat (22/2/2019).

Dia menjelaskan, Destana sudah mulai dibentuk pada 2014 dan desa yang dibentuk sebagai Destana saat itu adalah Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan. Kemudian pada 2015, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung membentuk tiga Destana, yaitu Desa Muncar, Kecamatan Gemawang; Desa Karangwuni, Kecamatan Pringsurat; dan Desa Getas, Kecamatan Kaloran.

Selanjutnya, pada 2016 membentuk tiga Destana lagi, yaitu Desa Banaran, Kecamatan Gemawang; Desa Kebonsari, Kecamatan Wonoboyo; dan Desa Bonjor, Kecamatan Wonoboyo. Sedangkan pada 2017 juga telah terbentuk tiga Destana, yakni Desa Ngaditirto, Kecamatan Selopampang; Desa Purwosari, Kecamatan Kranggan; dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Candiroto.

"Ada beberapa indikator utama pembentukan Destana, antara lain peta (ancaman, kerentanan, kapasitas), peta risiko dan analisis risiko bencana. Kami berharap dengan terbentuknya Destana utamanya di daerah rawan bencana, maka risiko atau dampak bencana bisa diminimalisasi," ujarnya.

Guna menunjang kemampuan warga dalam penanganan bencana, BPBD akan melaksanakan kegiatan diklat calon fasilitator Destana. "Ini terbuka untuk masyarakat Temanggung. Masyarakat yang berminat mengikuti diklat bisa mendaftar ke BPBD," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Sandi Rahmat Mandela:...
Sandi Rahmat Mandela: GM FKPPI Tidak Absen dalam Penanganan Bencana Alam di Aceh
Aksi Kemanusiaan Dorong...
Aksi Kemanusiaan Dorong Pemulihan Kehidupan Warga Terdampak Bencana
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Otniel Benyamin Selan...
Otniel Benyamin Selan Tekankan Kesiapsiagaan Bencana, Dorong Edukasi dan Pelatihan Evakuasi Warga Kupang
93 Titik Sumur Bor Digali...
93 Titik Sumur Bor Digali di Aceh Tamiang, Air Bersih untuk Warga Terpenuhi
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
2 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
3 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
3 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
4 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
5 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
6 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved