Mabes Polri Koordinasi dengan Polisi Malaysia Usut Kasus WNI Dimutilasi

Jum'at, 15 Februari 2019 - 16:25 WIB
Mabes Polri Koordinasi...
Mabes Polri Koordinasi dengan Polisi Malaysia Usut Kasus WNI Dimutilasi
A A A
BANDUNG - Mabes Polri lewat Interpol terus berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia terkait kasus mutilasi warga Indonesia di Selangor, Malaysia. Diduga dua korban mutilasi warga Indonesia, adalah Ujang Nuryanto (37) dan Ai Munawaroh (22).

"Sudah dijelaskan kan oleh Karo Penmas, sudah confirm WNI. Identitasnya (korban) sudah diketahui (Ujang Nuryanto). Ini kan kerja sama (Mebas Polri-Polisi Diraja Malaysia). Jadi sangat koordinatif," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal di Mapolda Jabar, Jumat (15/2/2019).

Disinggung tentang status hubungan antara korban perempuan yang juga termutilasi dan ditemukan di Sungai Baloh, Malaysia, dengan korban Ujang Nuryanto apakah menikah atau tidak, Kadiv Humas mengatakan, keduanya memang ada hubungan. "Ada hubungan lah, ada konek. Jangan sampai dibuka lah. Ini (bagian dari) upaya penyidikan," ujarnya.

Disinggung tentang percakapan WhatsApp? Kadiv Humas menyatakan, semua alat bukti yang ditemukan seperti percakapan pesan singkat WhatsApp dan telepon akan dijadikan petunjuk. "Semua alat bukti dan petunjuk sudah dikumpulkan oleh (kepolisian) dua negara," tutur Iqbal.

Iqbal mengungkapkan, saat ini Polisi Diraja Malaysia telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu. Berdasarkan informasi, dua tersangka itu antara lain, Iqbal alias Jimy dan M Abbas.

Diketahui, Seperti diketahui, Polisi Diraja Malaysia menemukan dua jasad termutilasi yang diduga Ujang Nuryanto dan Ai Munawaroh di dekat Sungai Buloh, Selangor, pada 26 Januari 2019. Kondisi jasad sangat memprihatinkan. Selain terpotong dalam beberapa bagian, juga telah membusuk dan tanpa kepala.

Jasad termutilasi itu diduga Nuryanto dan Ai karena pengusaha tekstil asal Baleendah, Kabupaten Bandung itu hilang sejak 21 Januari 2019. Dia menginap di sebuah hotel di Malaysia untuk berbisnis tekstil.

Namun, Nuryanto tak ada di kamar hotel, sementara barang milik korban masih ada di kamar itu. Sedangkan Ai diduga ikut ke Malaysia bersama Nuryanto. Sebab Ai disebut-sebut sebagai sekretaris pribadi korban.
(wib)
Berita Terkait
Tujuh Kasus Pembunuhan...
Tujuh Kasus Pembunuhan Sadis Mutilasi yang Mengegerkan Publik
5 Kasus Mutilasi yang...
5 Kasus Mutilasi yang Pernah Terjadi di Dunia, Terakhir Menggemparkan Indonesia
Gelar Rekonstruksi Kasus...
Gelar Rekonstruksi Kasus Mutilasi di 5 Lokasi, Heru Prasetyo Bakal Lakukan 64 Adegan
Sepasang Kekasih Pemutilasi...
Sepasang Kekasih Pemutilasi Sempat Menginap Bareng Mayat Rinaldi
Fakta Baru Mencengangkan!...
Fakta Baru Mencengangkan! Jasad Pria yang Dicor Semen, Dimutilasi saat Masih Hidup
6 Fakta Kasus Mutilasi...
6 Fakta Kasus Mutilasi Sadis Driver Ojol Bekasi, Nomor 5 Bikin Ngelus Dada
Berita Terkini
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
13 menit yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
29 menit yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
41 menit yang lalu
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
2 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved