Disanksi Salat Berjamaah 1 Bulan Siswa SMP yang Tantang Guru dan Murid Lainnya

Senin, 11 Februari 2019 - 20:19 WIB
Disanksi Salat Berjamaah...
Disanksi Salat Berjamaah 1 Bulan Siswa SMP yang Tantang Guru dan Murid Lainnya
A A A
GRESIK - Pasca-viral aksi siswa SMP tantang gurunya, kondisi SMP PGRI Wringinanom tetap normal. Ada pelajaran seperti biasa. Bahkan, Kelas IX yang sempat bolos pelajaran IPS ikut tryout di sekolah lain. (Baca:Ditegur Merokok di Kelas, Siswa SMP Malah Tantang Guru)

Sehingga, ruangan kelas IX tampak kosong. Tidak ada siswanya sama sekali. Mereka mengikuti ujian try out selama empat hari ke depan.

Sebaliknya, AA yang warga Wringinanom izin tidak masuk. Pihak sekolah belum tahu, sampai kapan yang bersangkutan tidak masuk sekolah. Dan mengikuti ujian bersama teman-temannya.

"Hari ini ada ujian try out. Tapi dia tidak masuk. Sudah izin tadi," kata Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom M Rusdi, Senin (11/2/2019).

Meski sudah ada mediasi. Siswa AA sudah meminta maaf dengan mencium kaki guru IPS Nur Khalim. Kemudian, guru 30 tahun warga Pasinan Lemah Putih Wringinanom itu menolak mempekarakan.

Namun, sekolah juga mempunyai aturan untuk memberikan sanksi kepada murid yang melakukan kesalahan. Apalagi, hampir semua siswa Kelas IX membolos saat pelajaran IPS. Mereka bersama-sama di warkop dekat sekolah.

Karena itu, semua siswa Kelas IX mendapat hukuman salat berjamaah selama satu bulan. Bahkan, sanksi yang dijatuhkan pihak sekolah kepada AA hanya berupa salat berjamaah.

"Kami berikan sanksi yang mendidik. Yaitu mengikuti salat berjamaah selama satu bulan. Yang bersangkutan harus berada di barisan paling depan. Atau belakangnya imam," ujar Rusdi.

Sementara itu, Nur Khalim sang guru mendapat banyak apresiasi. Karena caranya menghadapi persekusi patut menjadi tauladan. Kesabaran patut dicontoh guru yang lain.

Lelaki 30 tahun itu mendapat penghargaan langsung dari Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro. Orang nomor satu di Polres Gresik tersebut memberikan penghargaan sebagai bentuk dedikasi Kalim sebagai guru penyabar.

"Saya tidak mau bahas ini lagi. Saya ikhlas dan sudah selesai," kata Khalim singkat. Menurutnya, semua siswa yang dibimbing sudah dianggap sebagai anaknya sendiri. Oleh karena itu, saat ditantang oleh muridnya dirinya hanya diam saja.
(sms)
Berita Terkait
Pelajar dan Mahasiswa...
Pelajar dan Mahasiswa Gelar Aksi Peringati Hari Pelajar International
Durasi 24 Detik, Viral...
Durasi 24 Detik, Viral Aksi Perundungan Pelajar Perempuan di Gresik
Dua Pelajar Lamongan...
Dua Pelajar Lamongan Tewas Mengapung di Bendungan Sembayat Gresik
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Terpanggil, Puluhan...
Terpanggil, Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Deklarasi Gerakan Kebangsaan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
6 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
7 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
8 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
8 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
9 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved