Dukung Sumsel Bebas Pasung, Ini Saran Benny Atasi Masalah Kejiwaan

Kamis, 31 Januari 2019 - 22:26 WIB
Dukung Sumsel Bebas...
Dukung Sumsel Bebas Pasung, Ini Saran Benny Atasi Masalah Kejiwaan
A A A
JAKARTA - Pengetahuan masyarakat terkait deteksi dini masalah kejiwaan kerap dianggap sepele. Padahal jika ada menemukan seseorang dengan indikasi gangguan kejiwaan bisa berakibat fatal, bila dibiarkan dan tidak ditangani secara serius.

Di Sumatera Selatan (Sumsel), dinas kesehatan provinsi setempat mencatat terdapat sekitar 7.300 kasus gangguan jiwa. Dari angka itu, beberapa kabupaten tertinggi kasus gangguan jiwa, seperti Musi Banyuasin (Muba), Musirawas dan Empat Lawang.

Salah satu dosen keperawatan deteksi dini ODGJ STIK Bina Husada Palembang, Mareta Akhiriansyah mengatakan, dari angka 7.300 kasus gangguan jiwa tersebut, 374 orang di antaranya adalah pasien yang dipasung.

Menanggapi persoalan gangguan kejiwaan ini, tokoh masyarakat Sumsel, Benny Martha Tatung mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya warga Sumsel yang mengalami kejiwaan. Menurutnya, perlu adanya sinergi antara pemerintah dan seluruh pihak agar masalah ini bisa segera diatasi.

"Masalah seperti (pasung) pasti membuat kita terenyuh hati. Bagaimana tidak, saudara kita mengalami masalah yang cukup berat, apalagi kalau mereka berakhir dengan cara dipasung. Harus ada strategi pemerintah supaya masalah ini bisa diatasi," kata caleg DPR RI Dapil Sumsel II ini, Kamis (31/1/2019).

Menurut dia, penatalaksanaaan masalah kesehatan jiwa tidak bisa dilepas ke RS saja. Harus ada koordinasi lintas sektor, mulai dinas kesehatan, pendidikan, puskesmas hingg RS jiwa. Semuanya harus bergerak. Jika pemerintah dan lintas sektor lainnya bekerja sama, Benny Tatung optimistis angka pasien gangguan jiwa ini bisa menurun.

"Hal yang perlu diingat adalah sasarannya yakni masyarakat. Jangan saat ketika pasien sudah parah baru dibawa ke rumah sakit," katanya.

Caleg dari Partai Golkar ini juga menyatakan sangat mendukung program Sumsel bebas pasung 2019.

"Harusnya mereka yang sakit itu diobati bukan malah dipasung. Kita dorong pemerintah agar segera atasi dan cegah persoalan kejiwaan di Sumsel," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Polisi Pastikan Siskaeee...
Polisi Pastikan Siskaeee Sehat, Tidak Alami Gangguan Kejiwaan
Apa Itu Self Harm, Kondisi...
Apa Itu Self Harm, Kondisi Gangguan Kejiwaan seperti yang Dialami Siskaeee
Dinsos Pinrang Beri...
Dinsos Pinrang Beri KIS ke Pengidap Gangguan Kejiwaan
Pertamina Beri Pengobatan...
Pertamina Beri Pengobatan ke Orang Gangguan Kejiwaan di Kota Parepare
Militer Amerika Serikat...
Militer Amerika Serikat Rekrut 700 Orang dengan Gangguan Perilaku
RSUD Soedjati Terjunkan...
RSUD Soedjati Terjunkan Tim Dokter Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Sadis di Grobogan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved