Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan 21 Paket Sabu

Kamis, 24 Januari 2019 - 18:26 WIB
Petugas Lapas Banceuy...
Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan 21 Paket Sabu
A A A
BANDUNG - Penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lapas Kelas IIA Bancey digagalkan petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) dengan menangkap seorang perempuan berinisial P yang mendaftar kunjungan lapas, Kamis (24/1/2019). Hasilnya, petugas P2U Lapas Banceuy menemukan 21 paket narkotika jenis sabu seberat 14 gram yang diselipkan di dalam mulut pelaku.

Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lilik Sujandi mengatakan, petugas lapas pun langsung mengamankan pelaku serta barang bukti sabu kemudian langsung melaporkannya kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas dan Kepala Lapas (Kalapas) Banceuy perihal penemuan tersebut untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Satuan Resor Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat.

“Kami berkomitmen memberantas narkoba di lapas dan rutan. Kami juga menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional sehingga bisa saling bertukar informasi terkait penanganan narkotika agar ada akselerasi dalam pelaksaannya,” tutur Lilik.

Menurut dia, jajaran Pemasyarakatan terus berkomitmen melakukan percepatan penanganan peredaran gelap narkotika di lapas dan rutan.

Sementara Kalapas Banceuy Kusnali menegaskan, ini adalah kali kedua di tahun 2019 pihaknya menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Sebelumnya, petugas Lapas Banceuy menggagalkan penyelundupan narkoba dengan modus disembunyikan dalam gulungan karpet.

“Ini wujud komitmen kami terkait pemberantasan perdaran narkoba di Lapas Banceuy. Dengan temuan ini, kami akan lebih meningkatkan lagi ketelitian proses penggeledahan, baik barang maupun badan yang masuk ke dalam lapas sehingga kemungkinan masuknya barang terlarang akan terhindari,” katanya.

Keberhasilan penggagalan narkoba ini pun mendapat apresiasi dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris.

Dia menegaskan, bahwa Lapas Bancey telah melakukan revitalisasi dengan mengosongkan Blok C untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang melakukan pelanggaran dan diindikasikan masih memakai narkoba.

“Blok tersebut menggunakan sistem maksimum security. WBP yang masih terlibat narkoba juga akan dicabut hak-haknya dalam kurun waktu tertentu,” tegas Aris.

Untuk itu, dia meminta jajaran Lapas Banceuy untuk meningkatkan keamanan, terutama di pintu utama, dengan menggeledah seluruh pengunjung secara detail sehingga dapat meminimalisir masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas serta senantiasa berkoordinasi dengan pihak terkait.
(sms)
Berita Terkait
Selundupkan Sabu dalam...
Selundupkan Sabu dalam Sayur Tahu, Seorang Pria Diamankan Petugas Lapas Banceuy
Lemparkan Sabu ke Lapas...
Lemparkan Sabu ke Lapas Banceuy, Pengendara Motor Ditangkap
Petugas Lapas Banceuy...
Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan Narkoba
Lagi, Petugas Lapas...
Lagi, Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Tembakau Gorrila
Selundupkan Narkoba...
Selundupkan Narkoba ke Lapas Pemuda Madiun, Pria Ini Masukkan Sabu dan Inex Dalam Dubur
Pengunjung Selundupkan...
Pengunjung Selundupkan Sabu Lewat Tulang Ayam dan Sayur Tahu ke Dalam Lapas Garut
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
51 menit yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
8 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
8 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
10 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
10 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved