10 Orang Gila di Tanjung Pinang Ikut Nyoblos Pemilu 2019

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:17 WIB
10 Orang Gila di Tanjung...
10 Orang Gila di Tanjung Pinang Ikut Nyoblos Pemilu 2019
A A A
TANJUNG PINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjung Pinang mencatat sebanyak 72 orang masuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) atau Daftar Pemilih Khusus tambahan (DPKtb) hasil perbaikan kedua Pemilu 2019 mendatang. 10 orang di antaranya adalah orang dengan kategori gangguan jiwa.

Sampai kini KPU terus berupaya menyempurnakan daftar pemilih melalui DPKtb. "Kita mencatat ada 10 orang dengan ketegori orang dengan ganguan jiwa. Awalnya 12 orang tapi dua lagi pindah domisili dan meninggal dunia, sedangkan 62 orang penyandang disiblitas," kata Komosioner KPU Tanjung Pinang Muhammad Hafidz Dwi Prayoga, Rabu (16/1/2019).

Dia menuturkan, dalam pemutakhiran DPT Pemilu, KPU Tanjung Pinang terus mendata dan menjaganya. Untuk masuk DPK dan DPKtb pemilih bersangkutan harus terdaftar di tempat asal apabila mau pindah memilih ke Tanjung Pinang.

Pemilih yang masuk karena beberapa hal seperti petugas pemerintahan sedang bertugas di daerah lain, menjalani rehablitasi, menjalani masa tahanan (Rutan atau Lapas), menjalani rawap inap di rumah sakit, korban bencana alam, pindah domisili, sedang menempuh pendidikan.

"Syaratnya harus terdaftar di daerah asal, maka diberikan formulir A5 yang harus diurus sebelum 30 hari pencoblosan," kata dia.

Selain itu, kata Yoga, pihaknya juga merangkul mahasiswa-mahasiswa luar daerah yang sedang kuliah di Tanjung Pinang. Mahasiswa itu bisa mencoblos di Tanjung Pinang apabila memperoleh formulir A5.

"Kita juga akan merangkul mahasiswa-masiswa yang luar dari Tanjung Pinang, seperti mahasiswa dari Kabupaten Lingga, Kepulauan Anambas, Natuna dan Karimun. Kita akan koordinasi denga KPU asal mahasiswa bersangkutan," kata dia.
(rhs)
Berita Terkait
Polisi Sebut Wanita...
Polisi Sebut Wanita Penganiaya Kucing di Tanjung Duren Alami Gangguan Jiwa
Soal Akurasi Data Pemilih,...
Soal Akurasi Data Pemilih, Komisi II DPR Soroti Pelabelan ODGJ
Terkendala Biaya untuk...
Terkendala Biaya untuk Berobat, Kakek Penderita Gangguan Jiwa Ini Terpaksa Dipasung Keluarga
Melawan saat Ditangkap,...
Melawan saat Ditangkap, ODGJ Pelaku Pembunuhan di Sikka Tewas Ditembak
Kesal Ditegur, Orang...
Kesal Ditegur, Orang Dengan Gangguan Jiwa Acungkan Pisau ke Pemotor di Tangsel
RSUD Taman Sari Buka...
RSUD Taman Sari Buka Konsultasi Gangguan Mental bagi Caleg, Sudah 50 Mendaftar
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
1 jam yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
2 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
5 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved