Tarif Taksi Bandara Mahal, DPRD Akan Bicarakan dengan Pihak Koperasi

Rabu, 09 Januari 2019 - 12:54 WIB
Tarif Taksi Bandara...
Tarif Taksi Bandara Mahal, DPRD Akan Bicarakan dengan Pihak Koperasi
A A A
SURABAYA - Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Triyanto menyoroti keluhan pengguna jasa transportasi, terkait tarif taksi Bandara Iskandar Pangkalan Bun yang tidak menggunakan sistem argometer, sehingga terkesan tarif menjadi sangat tinggi dan cenderung tidak masuk akal.

"Terkait keluhan tarif dari masyarakat akan kita bicarakan dengan pihak koperasi bandara secepatnya. Karena yang mengelola dari Lanud Iskandar," kata Triyanto, di sela sela kegiatannya, Rabu (9/1/2019).

Triyanto menyayangkan tarif tinggi taksi bandara yang mencapai Rp160 ribu hanya mengantar keluar bandara yang hanya 1-2 kilometer. Dia menyarankan, taksi bandara bisa menetapkan harga untuk jarak maksimal dari bandara yakni 8 kilometer.

"Jika jarak yang ditempuh lebih dari 8 klimoter, maka tarif berdasarkan kesepakatan antara sopir dan penumpang. Kalau dekat saja harusnya bisa lebih murah," katanya.

Terkait itu, Ketua DPRD Kobar mengimbau kepada penumpang agar bersabar hingga ada solusi dari permasalahan ini. "Secepatnya akan kita carikan solusi dan berbicara dengan pengelola koperasi supaya tarif bisa lebih murah," sebutnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar, Hermon F Lion mengatakan, keluhan masyarakat itu ditampung dan akan dicarikan solusinya dengan membicarakan langsung dengan pihak Koperasi dalam hal ini TNI AU Lanud Iskandar.

"Ya kita sudah banyak terima keluhan warga, yang jelas akan kita carikan solusinya untuk menentukan tarif yang tidak memberatkan. Dalam waktu dekat akan kita temui pihak koperasi," ujar Hermon.

Sebelumnya banyak keluhan dari masyarakat terkait tarif taksi bandara yang sangat mahal. Bahkan hanya untuk mengantar keluar area bandara yakni sampai ke Bundaran Pancasila yang jaraknya tak kurang dari 1-2 km dikenai tarif mencapai Rp100 ribu- Rp150ribu.

"Ya saya pernah mau ke bundaran pancasila saja kena Rp150 ribuan itu mahal sekali. Semoga bisa dicarikan solusinya. Karena di dalam area bandara tidak ada pilihan lain. Cuma taksi bandara saja yang ada. Jadi mau tidak mau harus pakai taksi," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
51 menit yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
3 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
10 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
10 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
12 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved