Sehari, 100 Ton Material Longsor Dibersihkan dari Jalinsum Parapat

Jum'at, 04 Januari 2019 - 16:30 WIB
Sehari, 100 Ton Material...
Sehari, 100 Ton Material Longsor Dibersihkan dari Jalinsum Parapat
A A A
SIMALUNGUN - Tim gabungan dari Pemkab Simalungun, polisi dan TNI, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJ) Medan sudah membersihkan lebih dari 100 ton material longsor yang menutupi jembatan Siduadua di ruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Parapat, Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (4/1/2019) petang.

Kepala Bidang Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkab Simalungun, O Manik mengatakan, pembersihan material longsor dari pukul 08.00 WIB pagi berhasil membersihkan material longsor sekitar 100 ton lebih dalam bentuk tanah berlumpur atau bercampur air.

Kata dia, satu jembatan sudah berhasil dibersihkan meski belum total, namun sudah dapat dilintasi dengan pengaturan buka tutup arus lalulintas. "Sudah sekitar 100 ton lebih material longsor yang menutupi jembatan Siduadua yang dibersihkan dan diperkirakan bisa lebih dari 200 ton jika sudah total dibersihkan seluruhnya," sebut Manik.

Pembersihan material longsor menurutnya dilakukan dengan mengerahkan sedikitnya 2 alat berat, salah satunya milik Pemkab Simalungun.

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon, Doni Sinaga menambahkan pihaknya bersama tim gabungan akan berupaya terus menuntaskan pembersihan material longsor yang menutupi jembatan Siduadua.

"Akan terus diupayakan pembersihan material longsor. Jika cuaca baik pekerjaan kemungkinan dilakukan sampai malam," ujar Doni.

Namun dia tidak dapat memastikan kapan pembersihan material longsor dapat diselesaikan. Arus lalulintas dari Pematangsiantar menuju Parapat hingga Jumat petang masih harus melalui jalan alternatif dari Simpang Palang keluar di Desa Girsang.

Sedangkan dari Parapat menuju Pematangsiantar sudah dapat melintas dari Sibaganding atau jembatan Siduadua dengan pengaturan buka tutup dua jam sekali. Saat dilakukan pembersihan arus lalulintas ditutup sementara dan 2 jam kemudian dibuka untuk dilintasi pengguna jalan.
(rhs)
Berita Terkait
2 Orang Terkubur Longsor...
2 Orang Terkubur Longsor di Simalungun, Basarnas Gelar Operasi Pencarian
Nahas! Balita Tewas...
Nahas! Balita Tewas Tertimbun Tebing Longsor saat Ikut Touring Lebaran
Tebing Longsor Timpa...
Tebing Longsor Timpa Rumah hingga Rata dengan Tanah, 2 Penghuni Terkubur
Tim SAR Temukan 4 Jenazah...
Tim SAR Temukan 4 Jenazah Korban Longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara
3 Tewas Tertimbun Tanah...
3 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Garut
9 Penambang Emas Ilegal...
9 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Bekas Tambang Belanda
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
25 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
27 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
27 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
40 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved