Jelang Akhir Tahun Serapan Anggaran Tak Capai Target, Ini Kata Anies

Jum'at, 28 Desember 2018 - 09:51 WIB
Jelang Akhir Tahun Serapan...
Jelang Akhir Tahun Serapan Anggaran Tak Capai Target, Ini Kata Anies
A A A
JAKARTA - Serapan anggaran DKI Jakarta hingga kini belum juga mendekati target yang diharapkan yakni di atas 87 persen. Padahal, tiga hari lagi Tahun Anggaran 2018 bakal berakhir.

Menurut data yang didapat melalui publik.bapedadki.net, sampai Kamis (27/12/2018) malam, serapan anggaran tahun ini oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta baru mencapai 76,05 persen atau sekitar Rp75 triliun.
Menanggapi fakta tersebut, Gubernur Anies Baswedan mengaku kesulitan untuk mencapai target serapan anggaran karena adanya masalah pembelian lahan yang belum mencapai kata sepakat.
“Ya, ini salah satu hal yang sekarang digenjot. Soal misalnya sekarang serapan, itu kalau program kami udah berjalan semuanya sekarang itu. Yang masih belum tuntas adalah soal pembelian lahan,” kata Anies di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Dia menjelaskan, kendala yang terjadi sekarang yaitu adanya negosiasi penilaian harga jual warga yang belum disepakati. Pasalnya, harga yang ditetapkan selama ini ternyata sudah berbeda jauh dengan 2018.

“Program (pembelian lahan oleh Pemprov DKI) itu berhenti sejak 2014. Ketika kemarin mau dieksekusi, ternyata appraisal yang ada itu appraisal 2015. Warga keberatan dengan menggunakan harga Tahun 2015 karena sekarang sudah Tahun 2018. Jadi warga meminta agar dilakukan appraisal baru dengan harga 2018,” ungkap Anies.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menuturkan, dia tak keberatan untuk menaikkan penilaian appraisal yang diminta warga. Hanya, untuk mengubah nilai jual tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu sangat cepat.Sementara, pada saat bersamaan, Pemprov DKI harus menyelesaikan serapan anggaran hingga akhir tahun ini. “Dan itu membutuhkan pandangan dari lembaga Kementerian Keuangan untuk melakukan appraisal karena ternyata harganya memang berubah signifikan,” ujar Anies.

Dia menegaskan, Pemprov DKI tidak mau terjadi ketidakadilan terhadap warga Jakarta. Karena itu, Anies akan berusaha memberikan pelayanan maksimal untuk kepentingan bersama. “Jadi sekarang sedang dilakukan assessment dengan harga baru untuk tempat-tempat yang selama ini belum dieksekusi,” tuturnya.
(ysw)
Berita Terkait
Protes Pengesahan P2APBD,...
Protes Pengesahan P2APBD, F-PAN DPRD DKI: Harus Transparansi
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Walk Out saat Paripurna,...
Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
7 Aksi Anies Baswedan...
7 Aksi Anies Baswedan di Forum Internasional Tahun 2021
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
36 menit yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
3 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
3 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
5 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
5 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
6 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved