Merapi Keluarkan Guguran Lava, Bupati Sleman Minta Warga Tenang

Senin, 17 Desember 2018 - 17:31 WIB
Merapi Keluarkan Guguran...
Merapi Keluarkan Guguran Lava, Bupati Sleman Minta Warga Tenang
A A A
SLEMAN - Bupati Sri Purnomo meminta warga Sleman, terutama yang ada di lereng Merapi untuk tetap tenang dan tidak khawatir. Namun, warga diminta tetap waspada soal gunung Merapi yang mengeluarkan guguran lava, pada Minggu 16 Desember 2018 pukul 19.08 WIB.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, tapi tetap harus waspada dan siaga. Nanti juga melihat instruksi-instruksi yang disampaikan pemerintah," harap Sri Purnomo seusai penyerahan beasiswa prestasi kepada siswa SD dan SMP di pendopo rumah dinas bupati setempat, Senin (17/12/2018).

Untuk diketahui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (PPTKG) melalui akun resmi Twitter @ BPPTKG menginformasikan adanya guguran lava yang mengarah ke bukaan kawah, yaitu hulu Kali Gendol dengan jarak luncur sejauh 300 meter, pada 16 Desember 2018 sekitar pukul 19.08 WIB dengan intensitas guguran masih rendah.

Sri Purnomo mengatakan, dari informasi materi yang keluar sekitar dua ribuan, sehingga adanya guguran lava itu masih wajar. Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir, tapi tetap harus waspada dan siaga. Termasuk mengikuti instruksi-instruksi yang disampaikan pemerintah. “Prinsipnya volume yang dikeluarkan masih sedikit. Arahan dari BPTTKG harus diikuti," tandasnya.

Sri Purnomo juga meminta warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di Merapi, meningkatkan kewaspadaan jika ada bannjir lahar saat musim hujan ini. terutama jika curah hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Sleman Makwan menambahkan dengan guguran lava tersebut ada 3 rekomendasi dari BPPTKG, yaitu masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Kemudian masyarakat di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III diimbau untuk terus mengikuti informasi pertumbuhan kubah & guguran lava. “Terakhir radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk,” tambahnya.
(wib)
Berita Terkait
Erupsi, Gunung Marapi...
Erupsi, Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter di Atas Puncak
Misteri dan Legenda...
Misteri dan Legenda Gunung Merapi yang Beredar di Masyarakat
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Gunung Api Tanzania...
Gunung Api Tanzania Punya Lava Teraneh di Bumi, Perlahan Tenggelam ke Dalam Tanah
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Berita Terkini
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
20 menit yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
25 menit yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
26 menit yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
32 menit yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved