70 Persen Penduduk Buton Punya Masalah Gigi

Senin, 10 Desember 2018 - 16:25 WIB
70 Persen Penduduk Buton...
70 Persen Penduduk Buton Punya Masalah Gigi
A A A
BAUBAU - Kesadaran sebagian masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih tergolong sangat kurang. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 penduduk Indonesia yang memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut rata-rata mencapai angka 57,6% dan hanya 10,2% saja mendapat pelayanan dari tenaga medis gigi.

Secara khusus, di Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, terdapat 60 sampai 70% masyarakat bermasalah dengan gigi dan mulut. Namun hal itu tidak diimbangi dengan perilaku masyarakat yang mengabaikan pengobatan ataupun perawatan gigi.

Riskesda juga mengidentifikasi perilaku menyikat gigi dengan benar penduduk di atas 3 tahun di Indonesia hanya mencapai 2,8% dan khusus di Provinsi Sulawesi Tenggara baru 8,8%.

“Riskesda ini survei setiap lima tahun dan angka itu berdasarkan data Juni hingga Agustus sampel paling banyak adalah masalah gigi berlubang dan karang gigi,” kata dokter gigi Rumah Sakit Siloam Buton drg Rian Hermawan saat berbicara di acara media gathering bersama media dengan tema Lebih Baik Mencegah dari pada Mengobati, di RS Siloam Buton, Sabtu (8/12/2018).

Rian menjelaskan, bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan yang ingin melakukan perawatan gigi cukup mengantongi surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Sementara untuk layanan gigi di rumah sakit ini mulai hari Senin-Sabtu mulai jam 08.00 – 16.00 Wita kecuali Minggu dan tanggal merah,” kata Rian.

Menurut Rian, untuk mencegah masalah gigi dan mulut minimal menyikat gigi dua kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi ber-flouride, menggunakan sikat gigi sesuai kebutuhan, menyikat gigi dengan durasi 2-3 menit, serta bila perlu menggunakan benang gigi dan obat kumur.

“Pencegahan lain adalah banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat, kurangi konsumsi minum kopi, merokok dan makanan manis, serta yang penting adalah rajin memeriksakan gigi setiap 6 bulan sekali ke dokter,” tandas Rian.
(sms)
Berita Terkait
Viva Apotek Dorong Transformasi...
Viva Apotek Dorong Transformasi Pelayanan Kesehatan Terintegrasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Bethsaida Hospital Gading...
Bethsaida Hospital Gading Serpong Hadirkan Inovasi dan Layanan Medis Unggulan dalam Satu Atap
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
BPJS Kesehatan: Tingginya...
BPJS Kesehatan: Tingginya Angka Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Harus Didukung Mutu Faskes yang Baik
Tingkatkan Mutu Fasilitas...
Tingkatkan Mutu Fasilitas Kesehatan, LAFKI Gelar Pertemuan Ilmiah
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
4 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
4 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
4 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved