Tak Kuasa Menahan Sakit, Juhardi Nekat Gantung Diri
Minggu, 09 Desember 2018 - 12:43 WIB
Tak Kuasa Menahan Sakit, Juhardi Nekat Gantung Diri
A
A
A
KERINCI - Juhardi (55) Warga Desa Sungai Medang Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Jambi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur rumahnya Sabtu (8/12/2018), sekitar pukul 09.00 Wib. Diduga karena tak kuasa menanggung penyakit stroke dan mata rabun.
Peristiwa tersebut diketahui anaknya Robi (14) saat hendak ke dapur. Sesampai di dapur Robi kaget melihat ayahnya sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung dengan seutas tali. Melihat kejadian tersebut Robi melaporkan ke ibunya.
Mengetahui suaminya tergantung, istri korban panik dan melaporkan kejadian tersebut ke warga lainnya. Warga langsung melaporkan ke Kepala Desa, Polsek dan Babinsa.
Menurut keterangan warga, Siswa (42), sebelumnya Juhardi ini mengidap penyakit stroke dan mata rabun sudah lama. Mungkin tidak kuasa mengidap penyakit tersebut penyebab Juhardi mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
"Dio mengidap penyakit stroke dan mata rabun sudah lama, mungkin itu penyebab Juhendri mengakhiri hidupnya karena tak kuasa menanggung penyakit," ujar Siswa.
Saat ini jenazah korban berada di rumah duka, selain itu pihak keluarga korban enggan untuk dilakukan otopsi.
Peristiwa tersebut diketahui anaknya Robi (14) saat hendak ke dapur. Sesampai di dapur Robi kaget melihat ayahnya sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung dengan seutas tali. Melihat kejadian tersebut Robi melaporkan ke ibunya.
Mengetahui suaminya tergantung, istri korban panik dan melaporkan kejadian tersebut ke warga lainnya. Warga langsung melaporkan ke Kepala Desa, Polsek dan Babinsa.
Menurut keterangan warga, Siswa (42), sebelumnya Juhardi ini mengidap penyakit stroke dan mata rabun sudah lama. Mungkin tidak kuasa mengidap penyakit tersebut penyebab Juhardi mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
"Dio mengidap penyakit stroke dan mata rabun sudah lama, mungkin itu penyebab Juhendri mengakhiri hidupnya karena tak kuasa menanggung penyakit," ujar Siswa.
Saat ini jenazah korban berada di rumah duka, selain itu pihak keluarga korban enggan untuk dilakukan otopsi.
(rhs)