Program Visitable City Pemkot Tangerang Targetkan 1,5 Juta Wisatawan

Senin, 26 November 2018 - 18:23 WIB
Program Visitable City...
Program Visitable City Pemkot Tangerang Targetkan 1,5 Juta Wisatawan
A A A
TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mempunyai program LIVE, yaituLiveable, Investable, Visitable, dan e-City. Salah satu program dari LIVE tersebut diterapkan oleh Dinas Kebudaayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang yaitu Visitable yang artinya Layak Kunjungi.

Untuk mencapai target tersebut, berbagai macam cara dilakukan oleh Disbudpar. Seperti menggelar festival tahunan, diantaranya Festival Cisadane dan Festival Budaya. Tidak hanya itu, Disbudpar juga melaksanakan sosialisasi Sadar Wisata dan akan segera membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Disbudpar juga menggandeng berbagai influencer untuk membantu promosi pariwisata melalui media sosial, diantaranya Blogger, Vlogger, Youtuber, Media dan Generasi Pesona Indonesia (Genpi).

Ada juga event bulanan yang digelar di salah satu tempat kuliner, yaitu di Pasar Lama Tangerang. Disitu pengunjung bisa menikmati makanan ditemani berbagai penampilan budaya dan band lokal.

Namun, kini Culinary Night tidak hanya dipusatkan di Pasar Lama saja, akan tetapi juga tour ke setiap tempat wisata. Cara tersebut juga sebagai ajang promosi wisata kaepada publik. Tiga lokasi yang sudah menjadi tour Culinary Night diantaranya, Kampung Gerendeng Pulo (Grenpul), Taman Potret, dan Kampung Batik.

Kepala Disbudpar Rina Hernaningsih mengungkapkan,upaya promosi serta pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan secara monoton dan sendirian, perlunya kerjasama, baik dengan instansi pemerintahan, stakeholder maupun masyarakat.

Dengan begitu, semakin banyak ide dan gagasan yang dikeluarkan oleh banyak kepala maka akan semakin baik. "Kerjasama tersebut sudah membuahkan hasil yang baik. Terbukti dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Tangerang," katanya mellaui siaran persnya, Senin (26/11/2018).

Terhitung sampai bulan November sudah ada 1,2 juta kunjungan wisatawan.
Ditargetkan hingga akhir tahun 2018 jumlah wisatawan bisa mencapai 1,5 juta.

Kini, lanjutnya, Kota Tangerang sudah mempunyai 26 Taman Tematik, 6 Kampung Tematik dan 9 Cagar Budaya. "Sekarang kita tinggal memikirkan bersama bagaimana caranya pariwisata di Kota Tangerang bisa bertahan dan semakin berkembang. Yang jelas cita-cita Pemerintah Kota Tangerang untuk menjadi Kota Layak Kunjungi akan kami gencarkan melalui Pariwisata,” tutur Rina.

Kendati tertata dengan baik, Disbudpar tidak berpuas diri sampai disitu saja. Masih banyak kampung, taman dan budaya yang akan dibangun untuk menambah tempat wisata di Kota Tangerang.

“Tidak akan berhenti disitu saja, kita juga akan semakin banyak membangun dan meresmikan tempat-tempat wisata di Kota Tangerang. Flying Deck di Kawasan Kampung Bekelir salah satunya, yang baru dibangun pada bulan Oktober lalu,” kata Rina.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pada tahun 2017 jumlah pengunjung wisata di Kota Tangerang mencapai 1 juta. Sementara itu, untuk data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pada bulan November 2018 yakni telah mencapai 1,2 juta.

Dengan banyak event yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Tangerang hingga akhir tahun maka kemungkinan bisa mencapai hungga 1,5 juta. Misalnya saja kegiatan Hari Kesehatan Nasional dan juga Healthy City Summit yang mengundang 400 delegasi dari Kabupaten/Kota lainnya.

Kemudian kedepannya ada pertemuan Humas se Indonesia dan sejumlah Festival yang dilaksanakan oleh dinas terkait.

"Kami optimis. Jumlah wisata di Kota Tangerang akan terus meningkat dan kota ini sudah layak menjadi kota yang Layak di Kunjungi," ujarnya.

Wali Kota juga menuturkan, banyak faktor penunjang yang akan mendukung target tersebut tercapai seperti Kampung Tematik dan sarana wisata lainnya

Kota Industri dan Jasa yang kini sudah dilengkapi dengan tempat wisata, menjadikan Kota Tangerang sebagai pilihan daerah dalam menghabiskan akhir pekan.

"Kuliner dan tempat belanja di Kota Tangerang juga tak bisa dianggap biasa saja. Sebab memiliki ciri khas sendiri. Maka itu, silakan belanja di Kota Tangerang sebelum pulang ke daerah," kata Wali kota.
(ysw)
Berita Terkait
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar...
Hasil Quick Count Benyamin-Pilar Jawara Pilkada Tangsel 2020
Diskusi Bersama Wali...
Diskusi Bersama Wali Kota se-Asia Tenggara, Arief Paparkan Program Kampung Proklim
Sidak Pasar Anyar Tangerang,...
Sidak Pasar Anyar Tangerang, Komisi IV DPRD Kota Tangerang Temukan Sejumlah Kerusakan Perlu Diperbaiki
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Soroti Efektivitas Program Hari Bebas Kendaraan ASN Setiap Jumat
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Dibatalkan Sepihak,...
Dibatalkan Sepihak, Pemenang Tender Bahan Pakaian Dinas DPRD Tangerang Akan Ajukan Gugatan
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
2 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
5 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
5 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
7 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
7 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved