Usai Asian Games dan Asian Para Games, Kali Item Kembali Bau

Minggu, 11 November 2018 - 22:08 WIB
Usai Asian Games dan...
Usai Asian Games dan Asian Para Games, Kali Item Kembali Bau
A A A
JAKARTA - Selepas Asian Agmes dan Asian Para Games, kali Item atau kali Sentiong di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara kembali berbau. Sejumlah limbah memenuhi kali itu menyebabkan bau menyengat memenuhi kali.

Sekalipun telah di pasang waring, namun kali tetap membau. Hembusan angin sepoy di lokasi, membuat bau kian santer.

Disisi lain, kondisi kali mengganggu pengendara yang melintas di kawasan itu. Beberapa dari mereka memilih menutup hidung, agar memfilterisasi bau kali.

Beberapa Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terpaksa menggunakan masker tebal agar bau tak kian menyengat ketika membersihkan kali.

“Ini cukup bau mas, malah lebih bau di bandingkan saat Asian Games dan Para Games lalu,” kata Aska (29) salah satu pengendara, di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Minggu (11/11/2018).

Aska yang rumah tak jauh dari wisma atlet mengakui bila penanganan Kali Item atau kali Sentiong mengendur. Pemprov DKI tak lagi memprioritaskan penanganan bau di kali ini. Hal ini terlihat dari terciumnya bau tinja atau limbah.

Pantauan koran sindo, sepanjang aliran terlihat gumpalan lumpur memekat terlihat disekitaran aliran kali. Selain berwarna kehijauan, sesekali aliran kali juga terlintas dipenuhi sisa makanan yang melintas.

Saat sindo menyambangi tempat itu, terlihat petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tengah melakukan pembersihan di kawasan itu. Beberapa sisa makanan plastik tampak menumpuk di salah satu perahu yang digunakan.

Sementara itu, untuk menghilangkan bau kali hitam. Sebenarnya Pemprov DKI Jakarta sudah memasang, aerator, nano bubble, blower, dan surface aerator di danau sunter, tak jauh dari lokasi.

Sayang saat SINDO menyambangi tempat itu, dua buah nano bubble sedang dimatikan. Gelembung busa yang membuat aliran kali menjadi berbau. Menurut penuturan warga, nano bubble sudah di matikan cukup lama.

“Ada kali 2 minggunan,” kata Yasir (34) salah satu warga di sekitaran kali item.

Yasir mengakui dimatikannya nano bubble membuat bau kini lebih terasa. Ia pun berharap, sekalipun asian dan para games sudah usai, pemprov dki serius tangani kali item.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Utara Santo dan Kadis Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan belum bisa di konfirmasi. Meski sudah di hubungi melalui whatsapp dan telepon, namun keduanya tak membalas.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Suara...
Pemprov DKI Buka Suara Soal Ratusan Ikan Mati Misterius di Kali Baru
Kerusakan DAS Cilamaya...
Kerusakan DAS Cilamaya Jadi Perhatian Serius Pemprov Jabar
Lima Sungai yang Paling...
Lima Sungai yang Paling Tercemar di Dunia
Limbah Busa Putih Banjiri...
Limbah Busa Putih Banjiri Aliran Kanal Banjir Timur
Tim Khusus Tindak Tegas...
Tim Khusus Tindak Tegas Perusak Daerah Aliran Sungai Cilamaya
Antisipasi Banjir, Pemprov...
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Libatkan TNI Normalisasi Sungai Ciliwung
Berita Terkini
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
2 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
35 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved