Trayek Angkutan Umum di Jakarta Bakal Diperluas hingga Perkampungan

Sabtu, 10 November 2018 - 07:25 WIB
Trayek Angkutan Umum...
Trayek Angkutan Umum di Jakarta Bakal Diperluas hingga Perkampungan
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menargetkan pada 2019 angkutan umum dapat melayani warga Ibu Kota hingga 95 persen dari kondisi saat ini di kisaran 68 persen. Untuk itu, Anies akan memperluas trayek angkutan umum hingga perkampungan.

Menurut Aniesn, Jakarta masih memiliki masalah transportasi umum. Dengan jumlah penduduk 10 juta lebih, kendaraan roda dua sudah mencapai 13 juta dan roda empat sekitar tiga juta unit. Belum lagi jumlah penduduk daerah satelit yang keluar masuk Jakarta.

Anies membeberkan, kendaraan angkutan umum di Jakarta tidak mengalami perubahan transformasi. Bahkan rute trayeknya sejak 1990-an tidak mengalami perluasan. "Makanya kenapa kami sekarang membangun Jak Lingko, karena kita ingin mengintegrasikan semua moda transportasi. Kami ingin menjangkau semua wilayah di Jakarta di atas 95 persen," ujar Anies di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat, 9 November 2018.

Anies menjelaskan, angkutan umum di Jakarta saat ini baru menjangkau 68 persen penduduk. Hal ini lantaran jarak halte dengan rumah warga paling pendek sekitar 1 kilometer. Dia menginginkan jangkauan jarak rumah dengan halte hanya sekitar 500 meter, sehingga jangkauan angkutan umum bisa di atas 95 persen.

Saat ini terobosan pengembangan transportasi sudah dilakukan, khususnya terkait dengan jalan protokol, seperti perluasan rute Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT), dan Light Rail Transit (LRT). Akan tetapi, masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi massa itu harus ke jalan protokol dan mayoritas menggunakan ojek atau taksi.

Ketimbang berpindah moda, masyarakat akhirnya memilih naik ojek atau taksi hingga tempat tujuan."Karena itulah yang saya katakan tadi, kita harus ubah untuk menjangkau semua," ungkapnya.

Anies menegaskan bahwa Jak Lingko mengintegrasikan antarmoda, manajemen, serta tarif. Dia pun berharap pada 2019 semuanya sudah dimulai. "Harus dibangun kendaraan mikro kecil sampai kampung, itu akan dikebut, insya Allah 2019 kita mulai," pungkasnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjiatmoko, menuturkan, untuk memulai Jak Lingko pihaknya akan melakukan rerouting (perubahan) trayek terlebih dahulu. Kemudian melibatkan seluruh operator existing untuk bergabung.

"Jak lingko bukan hanya rute, manajemen dan sistem pembayaran juga harus terintegrasi. Sehingga mendorong masyarakat untuk gunakan angkutan umum," ujarnya singkat.

Sementara itu, Direktur Pelayanan, Pengembangan Bisnis, dan Sumber Daya Manusia Transjakarta, Achmad Izzul Waro, menyebutkan butuh waktu tiga tahun untuk mewujudkan Jak Lingko. Tapi yang terpenting, konsep menggandeng operator kecil existing untuk perluas jangkauan ke daerah yang belum terlayani angkutan umum berjalan lancar.

Selain itu, lanjut mantan anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) itu, pihaknya akan mendorong instansi lain untuk mengembangkan Transit Oriented Development (TOD), baik yang skala penuh ataupun semi TOD.

"Dengan demikian semakin banyak warga yang bermukim dan bekerja di area berdekatan dengan halte, stasiun dan atau simpul transportasi publik lainnya," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Antrean Jak Lingko Bikin...
Antrean Jak Lingko Bikin Macet Tanah Abang
6 Perbedaan Jak Lingko...
6 Perbedaan Jak Lingko dan Angkot Biasa
Anies Integrasikan Seluruh...
Anies Integrasikan Seluruh Transportasi Umum di Jakarta Lewat Jak Lingko
Integrasi Transportasi...
Integrasi Transportasi Publik Segera Terwujud
Kecelakaan Timpa Angkot...
Kecelakaan Timpa Angkot Jak Lingko di Depan Puspom Jakpus
Bank Mandiri Terbitkan...
Bank Mandiri Terbitkan Kartu E-Money Edisi Jak Lingko
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved