Pascagempa Mamasa, Sejumlah Bangunan Retak dan Warga Masih Mengungsi

Senin, 05 November 2018 - 17:59 WIB
Pascagempa Mamasa, Sejumlah...
Pascagempa Mamasa, Sejumlah Bangunan Retak dan Warga Masih Mengungsi
A A A
MAMASA - Gempa yang mengguncang Mamasa sejak Sabtu hingga Minggu sebanyak tujuh kali mengakibatkan sejumlah bangunan rumah tembok mengalami retak. Gempa utama berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR) yang terjadi pukul 15.44 WIB, Sabtu sore kemudian disusul gempa 4 SR beberapa kali.

Gempa tipe tektonik itu diakibatkan adanya pergeseran lempengan dengan pusat berada pada koordinat 2.93 Lintang Selatan - 119.44 Bujur Timur atau 12 kilometer sebelah tenggara Mamasa pada kedalaman 10 km.

Akibat gempa tersebut sejumlah warga panik bahkan hingga kini sejumlah warga masih memilih mengungsi dan meninggalkan rumah mereka karena takut.

Rumah Sarlis salah satu warga Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa mengalami retakan pada bagian dapur dengan lebar retakan rumah tembok miliknya sekitar 5 milimeter untuk 8 titik retakan mulai dari bagian dalam hingga ke bagian luar rumah.

Sarlis mengatakan, sekitar pukul 18.00 Wita Sabtu sore getaran gempa sangat besar dirasakan warga Mamasa termasuk di Desa Lambanan sehingga mengakibatkan retakan tembok rumah miliknya.

Berdasarkan informasi dari pihak BPBD Mamasa selain rumah, bangunan sekolah seperti gedung SDN 002 dan 001 Mamasa dan Kantor Gabungan Dinas Mamasa juga mengalami retak.

Untuk saat ini tak ada korban jiwa akibat gempa tersebut namun sejumlah warga mendirikan tenda darurat di halaman rumah mereka sebagai tempat tinggal sementara. Warga mengaku masih trauma dengan gempa serta gempa susulan yang masih sering dirasakan.

Bahkan sejak Senin dini hari sejumlah warga memilih untuk mengungsi ketempat aman lantaran takut tertimpa bangunan rumah mereka.
(sms)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
4 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
6 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
6 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
8 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
8 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved