Data Postmortem Terbatas, Tim DVI Sibuk Kumpulkan Data Antemortem

Jum'at, 02 November 2018 - 17:30 WIB
Data Postmortem Terbatas,...
Data Postmortem Terbatas, Tim DVI Sibuk Kumpulkan Data Antemortem
A A A
JAKARTA - Tim Disaster Victim Identificafion (DVI) Polri masih terus melakukan proses identifikasi terhadap korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang. Proses identifikasi dilakukan dengan cara membandingkan data antemortem dan data postmortem.

Data antemortem adalah data-data fisik khas korban sebelum meninggal. Sedangkan data postmortem adalah data-data fisik yang diperoleh melalui personal identification setelah korban meninggal. Misalnya sidik jari, golongan darah, konstruksi gigi, dan foto diri korban.

Kepala Laboratorium dan Klinik Odotologi Kepolisian Pusdokkes Polri, Dokter Gigi Agustinus, mengatakan, saat ini Tim DVI Polri lebih memfokuskan mengumpulkan data antemortem. Tim DVI mengumpulkan data antemortem dengan cara mencarinya dari keluarga terdekat ataupun teman terdekat yang paham tentang korban. Khususnya terkait kondisi gigi korban. Bisa juga dari dokter gigi yang pernah merawat gigi korban.

"Kenapa lebih sibuk di antemortem? Karena temuan di postmortem itu minim. Temuan gigi saja hanya ada satu buah dengan kondisi fraktur atau pecah," ujar Agustinus kepada wartawan, Jumat (2/11/2018).

Maka itu, lanjut dia, antisipasi minimnya data postmortem dilakukan dengan memperbanyak data antemortem. Misalnya, pada dokter gigi yang pernah merawat korban bisa didapatkan dental record ataupun catatan lengkap gigi korban, termasuk hasil rontgennya.

"Sehingga manakala nanti ada body part yang menjadi tanggung jawab kami, maka kami sudah siap untuk melakukan proses pembandingan itu," terangnya.

Data gigi korban juga bisa didapatkan melalui foto-foto korban semasa hidup yang memperlihatkan giginya. Hanya saja pembandingan melalui foto gigi tidak seakurat catatan gigi dan dental record.

Dia mengungkapkan, dari 212 laporan yang masuk dari keluarga korban, data antemortem yang paling lengkap dental record sampai rontgennya, khususnya terkait gigi, hanya 24 keluarga. Sedangkan yang hanya ada catatan giginya baru 18. Jadi total baru 42 korban yang ada data antemortemnya.

Maka itu, pihaknya masih terus mencari data antemortem, khususnya terkait gigi dari dokter gigi yang pernah merawat penumpang jatuhnya pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang itu.

Data gigi yang hanya berupa catatan akan diterjemahkan kembali oleh tim antemortem dengan format odontogram, yaitu berupa simbol dan kode. Selanjutnya akan ditransfer ke bentuk gambar agar bisa dilakukan pembandingan secara visual.

"Personel kami yang terlibat (proses identifikasi) ada 25, dari Polri, TNI, dan Balai Kesehatan Penerbangan," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Hasil Penyelidikan Kecelakaan...
Hasil Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Jeju Air Diumumkan, Ini Penyebab Utamanya
Ini Penyebab Utama Kecelakaan...
Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Bermesin Rolls-Royce,...
Bermesin Rolls-Royce, Ini Spesifikasi Pesawar Air India yang Jatuh setelah Lepas Landas
Ini Enam Tragedi Pesawat...
Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan di Indonesia Selain Sriwijaya Air
Pernah Jadi Petaka,...
Pernah Jadi Petaka, Inilah Sensor Otomatis Boeing 737 Series
Berita Terkini
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
16 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
35 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
41 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved