Pemkot Salatiga Siapkan Rp300 Juta untuk Penampungan Pedagang Rejosari

Senin, 29 Oktober 2018 - 16:32 WIB
Pemkot Salatiga Siapkan...
Pemkot Salatiga Siapkan Rp300 Juta untuk Penampungan Pedagang Rejosari
A A A
SALATIGA - Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Jawa Tengah menyiapkan anggaran Rp300 juta untuk membangun tempat penampungan sementara pedagang Pasar Rejosari. Rencananya pembangunan tempat penampungan pedagang akan dimulai Selasa (30/10/2018).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Ardiyantara menjelaskan, anggaran Rp300 juta itu rinciannya Rp200 juta untuk belanja material. Sedangkan yang Rp100 juta digunakan untuk belanja jasa."Jadi untuk membayar pekerja Rp100 juta dan belanja material Rp200 juta. Tempat penampungan pedagang akan dibangun di komplek lahan Pasar Rejosari," katanya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (29/10/2018).
Terkait rencana investor revitalisasi Pasar Rejosari, yakni PT Patra Berkah Itqoni (PBI) yang akan membongkar pasar darurat dalam waktu dekat ini, Ardiyantara meminta agar investor memberikan waktu kepada pedagang hingga pembangunan tempat penampungan sementara selesai dibangun. Setelah pembangunan selesai, pedagang segera direlokasi di tempat penampungan sementara.

"Kami akan berkomunikasi dengan pihak investor. Ya kami minta investor memberikan waktu kepada pedagang," ujarnya.

Disinggung mengenai kelanjutan perjanjian kerjasama dengan PT Patra Berkah Itqoni (PBI) selaku investor pelaksana revitalisasi Pasar Rejosari, Ardiyantara menyatakan, hal itu masih dikaji. "Terkait putus kontrak kerja dengan investor, akan dibahas bersama dengan investor. Yang jelas, kita akan mengikuti regulasi yang berlaku," tandasnya.

Sementara itu, penanggung jawab PT PBI di Salatiga Mustakim menyatakan, pihaknya sudah tidak mau mengikuti kehendak Pemkot Salatiga. Jika memang Pasar Rejosari, akan dibangun dengan dana APBD Kota Salatiga, maka PT PBI juga akan mengambil sikap tegas.

"Intinya, jika Pasar Rejosari akan dibangun dengan dana APBD kami tidak masalah. Namun aset kami yang ada di lahan Pasar Rejosari segera kami ambil. Kami akan berikan waktu satu minggu kepada pedagang untuk mengosongkan pasar darurat. Setelah itu, kami juga akan hitung-hitungan dengan Pemkot Salatiga soal kerugian kami," pungkasnya.
(rhs)
Berita Terkait
Pantau Pasar Tagog,...
Pantau Pasar Tagog, Hengki Jamin Pedagang dan Pembeli Merasa Nyaman
Sepi Pembeli, Pasar...
Sepi Pembeli, Pasar Sayangan Salatiga Ditinggalkan Sebagian Pedagang
Usaha Terpuruk Akibat...
Usaha Terpuruk Akibat PPKM Darurat, PKL Tamansari Salatiga Berduka
Pasar Tradisional hingga...
Pasar Tradisional hingga Pedagang Kaki Lima Akan Diizinkan Buka Lagi, Cek Tanggalnya
Antisipasi Corona, Pasar...
Antisipasi Corona, Pasar Pagi Salatiga Ditutup Lima Hari
Pedagang Pasar Pagi...
Pedagang Pasar Pagi Salatiga Wajib Laksanakan Protokol Kesehatan
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
40 menit yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
10 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
11 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
12 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
12 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved