Unjuk Rasa Seorang Diri Perjuangkan Warga Miskin yang Sakit

Kamis, 25 Oktober 2018 - 12:28 WIB
Unjuk Rasa Seorang Diri...
Unjuk Rasa Seorang Diri Perjuangkan Warga Miskin yang Sakit
A A A
SRAGEN - Aksi unjuk rasa seorang diri dilakukan salah seorang warga RT 01/RW07 Ngoncol, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Nur Ikhsan Hamidi. Dia berjalan dari Nglorog ke Kantor Bupati Sragen sejauh 5 kilometer. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keperihatinannya atas biaya kesehatan yang mahal.

Saat ditermui di kantor bupati, dia mengenakan baju lurik, kopiah. Kacamata hitam dan pengeras suara. Namun, sebagai bentuk protes, bagian mulutnya diikat. Dia mengalungkan kardus bekas dengan tulisan 'Orang Melarat Jangan Berpendapat'.

Usai menggelar aksi longmarchnya, Ikhsan menyampaikan aksi ini merupakan upaya dukungan pada temannya yang mengalami kesulitan biaya berobat. Dia menjelaskan temannya yang bernama Fitri, warga Kecamatan Widodaren, kabupaten Ngawi, jawa timur. Selama dua hari tidak mendapat kamar, padahal harus segera operasi usus buntu.

”Teman saya dan istrinya pemilik Kartu Indonesia Sehat (KIS) berpindah-pindah cari rumah sakit. Sampai mendapat kamar, tanggal 20 lalu, setelah operasi diperbolehkan pulang namun dimintai biaya sekitar Rp7 juta,” terangnya kepada wartawan di depan kantor Unit Pelaksana Teknis Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK).

Lantas dia mempertanyakan, padahal pasien merupakan warga yang tidak mampu. Dia menyampaikan meskipun orang Ngawi, namun akses yang paling dekat menuju fasilitas kesehatan berada di Sragen.

Mengambil dari kasus kesehatan yang dialami kawannya, Ikhsan berkesimpulan orang miskin tidak boleh sakit. Meskipun sudah terdaftar sebagai pemegang kartu KIS. Dia berharap pemerintah mengambil kebijakan untuk warga yang tidak mampu.

”Harapan saya orang miskin itu tidak terlunta-lunta termasuk jika berurusan dengan kesehatan. Jangan dilempar suruh kesana-suruh ke sini, padahal orang sakit itu butuh penanganan cepat,” bebernya.
(rhs)
Berita Terkait
Kesenjangan Mencolok...
Kesenjangan Mencolok Data Kemiskinan Milik Pemerintah dan Bank Dunia Disorot Ekonom
Memilukan! Dihimpit...
Memilukan! Dihimpit Kemiskinan, Bocah 9 Tahun Harus Banting Tulang Jadi Pemulung
Wapres: 26,16 Juta Masyarakat...
Wapres: 26,16 Juta Masyarakat Indonesia Masih di Bawah Garis Kemiskinan
Ketua RW Kalibaru Kecewa...
Ketua RW Kalibaru Kecewa Wilayahnya Disebut Miskin Ekstrem, Data BPS Diuji
Kemiskinan di Sumut...
Kemiskinan di Sumut Pada 2024 Turun 10 Kali Lipat Dibandingkan Sebelumnya
Catat! 464,93 Ribu Warga...
Catat! 464,93 Ribu Warga Jakarta Masih Hidup Miskin
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved