Bupati KBB Sebut Tak Perlu Kompensasi dari KCIC

Rabu, 24 Oktober 2018 - 13:45 WIB
Bupati KBB Sebut Tak...
Bupati KBB Sebut Tak Perlu Kompensasi dari KCIC
A A A
PADALARANG - Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna kembali menegaskan, jika proyek KA Cepat Jakarta-Bandung hingga kini belum memberikan dampak positif bagi Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Saya tegaskan KBB tidak perlu kereta cepat. Meskipun ini proyek strategis nasional tapi kalau nggak ada manfaat buat masyarakat saya untuk apa," tegasnya di Ngamprah, Rabu (24/10/2018).

Aa Umbara mengatakan dirinya bukan menolak proyek nasional ini, namun harus ada komunikasi yang jelas dari PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) kepada pemerintah daerah. Terlebih KBB menjadi salah satu wilayah yang dilalui trase KA cepat, bahkan groundbreaking proyek ini oleh Presiden Joko Widodo juga dilakukan di KBB.

Jadi dia menilai sangat tidak etis jika pemerintah daerah tidak diajak komunikasi dalam penataan kawasannya. Aa Umbara juga merasa tidak dihargai ketika beberapa waktu lalu datang ke pihaknya konsultan perwakilan PT KCIC.

Saat itu mereka menyampaikan akan membangun berbagai sarana dan prasarana di KBB, tapi ketika ditanyakan soal kebijakan tidak bisa memutuskan. Padahal dirinya ingin kepastian soal manfaat apa yang akan dirasakan warga KBB.

"Jangankan Rp16,5 miliar, kalau mau ngasih Rp50 miliar juga kami tolak. Yang kami inginkan adalah peningkatan infrastruktur jalan dari Cikalongwetan sampai Cisarua," tuturnya.

Menurut aa Umbara, KCIC juga sudah mengajukan Kawasan perkebunan Walini di Kecamatan Cikalongwetan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan meminta perluasan lahan dari asalnya 1.270 hektare menjadi 2.800 hektare. Perizinan untuk KEK itu ada di Pemkab Bandung Barat, tapi dengan ketidakjelasan kompensasi yang akan diberikan ke KBB, maka tidak akan dimasukkan dalam revisi RTRW.

"Perizinannya kan ada di kami (KEK), tapi tidak kami masukkan dalam revisi RTRW. Biarkan saja, wong sampe sekarang saya sudah jadi bupati atau saat menjabat Ketua DPRD KBB, belum pernah bertemu Direktur KCIC," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Kereta Teknis Milik...
Kereta Teknis Milik PT KCIC Tabrakan, Dentuman Keras Getarkan Rumah Warga
Investigasi Kecelakaan...
Investigasi Kecelakaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, KCIC Gandeng Polisi
Penumpang Kereta Api...
Penumpang Kereta Api Melahirkan di Perjalanan Bandung-Blitar, Persalinan Berlangsung Dramatis
Jalan di Pinggir Rel,...
Jalan di Pinggir Rel, Seorang Nenek 70 Tahun Tertabrak Kereta
Sempat Tak Bisa Dilalui,...
Sempat Tak Bisa Dilalui, PT KAI Pastikan Jalur Selatan Kembali Normal
Pria Paruh Baya di Bandung...
Pria Paruh Baya di Bandung Barat Tewas usai Melompat dan Tertabrak Kereta Api
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
42 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
52 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved