Dapat Bisikan Ghaib, Siswa di Kota Blitar Coba Terjun dari Jembatan

Selasa, 23 Oktober 2018 - 20:45 WIB
Dapat Bisikan Ghaib,...
Dapat Bisikan Ghaib, Siswa di Kota Blitar Coba Terjun dari Jembatan
A A A
SN (18) seorang siswa SMA Negeri 01 Kota Blitar berniat menyudahi hidup dengan cara terjun dari atas Jembatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Saat bocah kelas XII ini ancang ancang meloncat ke Sungai Brantas dari ketinggian 25 meter, seorang petugas kepolisian melihat. SN sontak disergap sekaligus dipaksa menggagalkan niatnya. “Beruntung saat itu ada petugas lalu lintas yang melihat,“ ujar Kapolsek Lodoyo Barat AKP Sapto Rahmadi, Selasa (23/10.2018).

Sebelum insiden percobaan bunuh diri dilakukan SN diketahui terlihat duduk sendiri di sisi barat jembatan. Posisinya menghadap ke Sungai Brantas, siap siap menceburkan diri. Melihat itu petugas dan beberapa warga langsung berupaya membujuk. Untuk membuyarkan niat bunuh dirinya, SN terus diajak ngobrol. Namun yang bersangkutan tidak menggubris. Melihat itu petugas langsung mengambil tindakan penyergapan.

Proses penyelamatan sempat berlangsung alot. Sebab bocah ABG itu meronta dan melawan. Oleh petugas langsung dibawa ke mapolsek sebelum akhirnya diantarkan pulang ke rumah keluarganya di Kelurahan Rembang, Kota Blitar. Ali Imron, wali kelas SN di SMA Negeri 01 mengatakan SN kerap tidak masuk kelas dengan alasan sakit. Suatu ketika SN juga pernah curhat sering mendapat bisikan ghaib yang memintanya bunuh diri.

“Akhir akhir ini yang bersangkutan jarang masuk. Dia pernah cerita kurang perhatian orang tua. Kemudian juga pernah cerita sering mendapat bisikan ghaib yang memintanya mengakhiri hidup," tuturnya. Selama ini SN bertempat tinggal bersama pamannya di Kelurahan Rembang, Kota Blitar. Orang tua SN berada di Desa Garum, Kabupaten Blitar. Saat insiden percobaan bunuh diri berlangsung, kabarnya orang tua SN sedang dalam perjalanan dari luar kota.

Imron berjanji akan segera menemui orangtua SN. Selama masa pemulihan ini, pihak sekolah dan teman-teman dekat SN akan memberi pendampingan.

“Kami belum tahu akar permasalahan sebenarnya. Namun kedepan sekolahan akan memberikan pendampingan kepada yang bersangkutan,“ pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
11 menit yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
20 menit yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
25 menit yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
50 menit yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
1 jam yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved