DKI Butuh Waktu 3 Tahun Ciptakan Integrasi Angkutan Umum yang Nyaman

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:41 WIB
DKI Butuh Waktu 3 Tahun...
DKI Butuh Waktu 3 Tahun Ciptakan Integrasi Angkutan Umum yang Nyaman
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI masih mengevaluasi dampak kemacetan pasca-perpanjangan sistem ganjil genap pagi dan sore hari. DKI membutuhkan waktu tiga tahun untuk menyelesaikan sistem integrasi dengan angkutan umum yang terjangkau dan nyaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjiatmoko mengatakan, pemberlakuan sistem ganjil genap di ruas jalan protokol pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB baru berjalan dua hari. Menurutnya, perpindahan kemacetan belum bisa terdata dan memerlukan waktu sekitar satu minggu untuk mengevaluasinya.

"Evaluasi setelah satu minggu untuk mengambil langkah dampak dari kemacetan pelaksanaan ganjil genap," kata Sigit saat dihubungi, Selasa (16/10/2018).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan, saat ini Pemprov DKI belum memiliki data efek dari perilaku pengendara selama pemberlakuan sistem ganjil genap sepanjang hari sejak diberlakukan pada awal Agustus hingga berakhir 13 Oktober lalu. Termasuk efek perekonomian.

Untuk itu, lanjut Anies, pihaknya memperpanjang ganjil genap hingga akhir tahun ini dengan batasan waktu tertentu. "Siang hari tidak berlaku ganjil genap. kenapa, karena kita ingin mengelola perilaku berkendara. mereka yang kendarannya hari itu tidak berlaku di pagi hari, siangnya masih bisa pakai. Tapi kalau sepanjang hari ada potensi meransang orang untuk mencari kendaraan kedua," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (16/10/2018).

Anies menjelaskan, dalam mengurai kemacetan, Pemprov DKI lebih fokus terhadap perluasan angkutan umum yang kini baru menjangkau 86% wilayah. Dia menargetkan hingga akhir tahun ini, angkutan umum menjangkau 100% wilayah.

Setelah itu, lanjut Anies, angkutan umum harus dibuat nyaman dan terintegrasi satu dengan yang lainnya, baik itu Bus Rapid Transit (BRT), Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) ataupun kereta api. Jangan sampai seperti pembangunan koridor 13 (Ciledug-Tendean) yang tidak terintegrasi dengan kereta api."Nah yang mau kita bangun adalah sistem terintegrasi. Kalau itu ada, ganjil genap ini bukan isu lagi," ungkapnya.

Untuk menyelesaikan sistem integrasi dengan angkutan umum yang terjangkau dan nyaman, Anies menuturkan membutuhkan waktu tiga tahun."Bukan hanya Transjakarta yang harus menambah armada, ada 27 operator lain yang harus dilibatkan," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta agar PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengoptimalkan operasional bus di koridor yang banyak mengalami kemacetan. Menurutnya, ruas jalan yang macet merupakan kesempatan bus Transjakarta menambah penumpang.

Koridor I (Blok M-Kota) misalnya. Politisi PDI Perjuangan menyayangkan masih lambatnya kedatangan bus di halte-halte dan sekalipun ada, bus satu dengan yang lain menempel. Akibatnya, bus kedua terlihat kosong. "Koridor I itu cukup steril, tapi kenapa jalan regulernya macet dan tidak ada yang mau pindah ke Transjakarta. Alasannya banyak karena jam datan bus lama," ungkapnya.
(whb)
Berita Terkait
Masa Transisi PSBB,...
Masa Transisi PSBB, Angkutan Umum Beroperasi Normal, Kapasitas 50%
Penumpang Angkutan Umum...
Penumpang Angkutan Umum di DKI Turun 88 Persen Selama PSBB
Integrasi Transportasi...
Integrasi Transportasi Jabodetabek, Anies: Naik Angkutan Umum Kita Lebih Produktif
Anies: Transportasi...
Anies: Transportasi Umum Dibangun untuk Mobilitas dengan Harga Terjangkau dan Kepastian Waktu
Tarif Integrasi Transjakarta-MRT-LRT...
Tarif Integrasi Transjakarta-MRT-LRT Resmi Berlaku, Ini Penjelasan JakLingko
Survei IPO: Anies Baswedan...
Survei IPO: Anies Baswedan Kepala Daerah Paling Responsif Tangani Covid-19
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
5 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
7 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
9 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
9 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
9 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
10 jam yang lalu
Infografis
3 Pemain Timnas Indonesia...
3 Pemain Timnas Indonesia yang Menjadi Prajurit TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved