Hutan Desa Pasir Panjang Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru di Kobar
Jum'at, 12 Oktober 2018 - 13:32 WIB
Hutan Desa Pasir Panjang Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru di Kobar
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Potensi wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng terus digali oleh Pemkab Kobar. Salah satunya yakni Hutan Lindung di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).
Hutan buatan yang mulai dibentuk sekira 40 tahun lalu ini, memiliki luas sekitar 411 hektare. "Hutan Desa Pasir Panjang ini sudah ada SK Bupati tahun 2010 dizaman Pak Ujang Iskandar. Dalam waktu dekat hutan ini akan dijadikan destinasi wisata baru dan akan diresmikan oleh Bupati Kobar Nurhidayah," ujar Kepala Desa Pasir Panjang, Tamel kepada sejumlah wartawan saat pelepasliaran puluhan burung bersama pejabat Kementerian LH, Jumat (12/10/1018).
Ia mengatakan, saat melakuan tracking di dalam hutan bersama pejabat Kementerian LH dan Kehutanan, banyak diberikan masukan supaya hutan tersebut dikelola dengan baik.
Hutan desa ini secara geografis ada dataran tinggi dan tanah rawa. Ke depan hutan ini akan dikelola dengan baik oleh warga desa dan bisa dijadikan lokasi wisata dan sarana rekreasi warga Kobar.
"Awalnya dulu ladang terus dibuat menjadi hutan desa. Kita segera menyiapkan spot spot yang akan diisi binatang dan juga lokasi outbond. Kita sudah menyiapakan binatang di antaranya, Rusa dan Kijang yang asli Kalimantan dan burung Cucak Hijau dan Murai Batu," sebutnya.
Tamel menambahkan, ke depan hutan desa ini akan dikelola dengan baik oleh Kelompok Sadar Wisata Desa Pasir Panjang. "Kita juga akan buat lokasi untuk outbond di dalam hutan. Kalau binantang liar yang ada di sini di antaranya, kera ekor panjang, kera abu abu, kancil dan ular phyton besar dulu pernah ada warga yang melihat," pungkasnya.
Hutan buatan yang mulai dibentuk sekira 40 tahun lalu ini, memiliki luas sekitar 411 hektare. "Hutan Desa Pasir Panjang ini sudah ada SK Bupati tahun 2010 dizaman Pak Ujang Iskandar. Dalam waktu dekat hutan ini akan dijadikan destinasi wisata baru dan akan diresmikan oleh Bupati Kobar Nurhidayah," ujar Kepala Desa Pasir Panjang, Tamel kepada sejumlah wartawan saat pelepasliaran puluhan burung bersama pejabat Kementerian LH, Jumat (12/10/1018).
Ia mengatakan, saat melakuan tracking di dalam hutan bersama pejabat Kementerian LH dan Kehutanan, banyak diberikan masukan supaya hutan tersebut dikelola dengan baik.
Hutan desa ini secara geografis ada dataran tinggi dan tanah rawa. Ke depan hutan ini akan dikelola dengan baik oleh warga desa dan bisa dijadikan lokasi wisata dan sarana rekreasi warga Kobar.
"Awalnya dulu ladang terus dibuat menjadi hutan desa. Kita segera menyiapkan spot spot yang akan diisi binatang dan juga lokasi outbond. Kita sudah menyiapakan binatang di antaranya, Rusa dan Kijang yang asli Kalimantan dan burung Cucak Hijau dan Murai Batu," sebutnya.
Tamel menambahkan, ke depan hutan desa ini akan dikelola dengan baik oleh Kelompok Sadar Wisata Desa Pasir Panjang. "Kita juga akan buat lokasi untuk outbond di dalam hutan. Kalau binantang liar yang ada di sini di antaranya, kera ekor panjang, kera abu abu, kancil dan ular phyton besar dulu pernah ada warga yang melihat," pungkasnya.
(nag)