Pertamina Kirim SPBU Portabel dan Genset ke Palu dan Donggala

Selasa, 02 Oktober 2018 - 19:03 WIB
Pertamina Kirim SPBU...
Pertamina Kirim SPBU Portabel dan Genset ke Palu dan Donggala
A A A
TANGERANG SELATAN - PT Pertamina (Persero) mengirim SPBU Portabel ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), dari bandara Pertamina Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

SPBU Portabel tersebut akan dioperasikan di SPBU yang selama ini tidak dapat beroperasi di Palu, dengan mengerahkan operator SPBU dari berbagai daerah, guna meningkatkan pelayanan masyarakat.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyatakan, pengiriman dilakukan langsung dari Bandara Pertamina Pondok Cabe ke Bandara Mutiara SIS Al-Al Jufrie. "Pengiriman dilakukan dengan Pelita Air Service, dengan membawa kargo, berupa SPBU Portabel, ke Palu," kata Adiatma, kepada Koran Sindo, Selasa (2/10/2018).

Selain peralatan pendukung pendistribusian BBM, Pelita Air Service juga menurunkan pesawat ATR 72-500 PK PAH, untuk mengangkut logistik dan obat-obatan untuk warga, korban gempa dan tsunami Palu. "Bantuan itu berasal dari unit operasi dan anak perusahaan, serta sejumlah BUMN untuk warga, korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala," paparnya.

Dia menjelaskan, agar pesawat menampung banyak logistik, pihaknya terpaksa melepas kursi penumpang, hingga tersisa 8 seat penumpang. Jadi logistik seberat 5 ton, bisa terangkut semua dalam pesawat. "Hari ini kami mengirim logistik bahan makanan dan minuman, susu, selimut, popok bayi, pakaian, perlengkapan dapur umum, dan solar cell," ungkap Adiatma.

Sementara itu, Corporate Secretary PT Pelita Air Service (PAS) Alicia Irzanova mengatakan, pihaknya juga melakukan pengiriman 4.000 liter solar dari Terminal BBM Tarakan, Kalimantan Utara ke Palu. "Pengiriman sudah dilakukan dua kali, pada 1 Oktober dan hari ini. Kami sangat mendukung PT PAS dalam pendistribusian BBM dan SPBU Portable," sambungnya.

Menurut dia, pendistribusian energi ke Palu dan Donggala sangat mendesak dilakukan saat ini. Apalagi, pasca terjadinya gempa bumi dan tsunami, wilayah Palu dan Donggala, mengalami krisis energi hebat.

"Kami berfokus mengirimkan BBM untuk kebutuhan masyarakat di Palu. Mulai dari pipa, SPBU Portabel, mesin genset, produk makanan instan, air minum kemasan, perlengkapan wanita dan balita," jelasnya.

Pengiriman barang bantuan ini, dilakukan secara bertahap selama satu minggu secara maraton, sambil melihat kebutuhan dan situasi di Palu, Sulawesi Tengah. "Kami juga sedang mengusahakan untuk dilakukan penambahan pesawat Casa 212," tukasnya.
(wib)
Berita Terkait
Gempa M5,0 Guncang Palu...
Gempa M5,0 Guncang Palu Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Bahas Penanganan Likuifaksi,...
Bahas Penanganan Likuifaksi, Aktivis Perempuan Palu Wakili Indonesia di AYIMUN 2022
6 Tahun Tsunami Palu,...
6 Tahun Tsunami Palu, BMKG Perkuat Peringatan Dini Gempa yang Akurat
Gempa M5,7 Guncang Buol...
Gempa M5,7 Guncang Buol Sulawesi Tengah Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa M5,6 Guncang Tolitoli...
Gempa M5,6 Guncang Tolitoli Sulawesi Tengah Siang Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 4,5...
Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Poso Sulawesi Tengah
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
15 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved