Ridwan Kamil Butuh Rp300 Triliun untuk Wujudkan Proyek Infrastruktur Transportasi

Kamis, 27 September 2018 - 18:50 WIB
Ridwan Kamil Butuh Rp300...
Ridwan Kamil Butuh Rp300 Triliun untuk Wujudkan Proyek Infrastruktur Transportasi
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki mimpi besar untuk mewujudkan sembilan proyek infrastruktur bidang transportasi.

Kesembilan infrastruktur tersebut, yakni reaktivasi empat jalur kereta api, perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), pembatas jurang (road Barier), dan bandara baru di Sukabumi. Selain itu, jalur khusus angkutan tambang di Parung Panjang, jalur kereta api ganda Bogor-Sukabumi, Terminal Parung, jalur air (waterway Way) Cikarang-Bekasi Laut (CBL), dan Pelabuhan Patimban.

Gubernur yang akrab disapa Emil itu menyebutkan, untuk mewujudkan mimpi besarnya itu, dibutuhkan anggaran sedikitnya Rp300 triliun. Dengan anggaran yang sangat besar itu, Emil pun menyadari pihaknya tak mungkin mengandaikan dana APBD Jabar yang nilainya hanya sekitar Rp30 triliun per tahunnya.

"Urusan duit sekitar Rp300 triliun. Ti mana (dari mana)? Nggak mungkin dari APBD, tapi saya semangat bisa. Kenapa? karena ada rumusnya," ungkap Emil dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (27/9/2018).

Dalam acara yang dikemas serius tapi santai itu, Emil pun mengungkapkan bahwa mimpi besarnya itu memang sangat ambisius. Namun, kata Emil, hal itulah yang membuat dirinya ingin menjadi orang nomor satu di Jabar. "Jadi ini sangat ambisius, tapi itulah kenapa saya ingin menjadi Gubernur karena ingin tanah kelahiran saya maju. Kumaha caranya (bagaimana caranya)? kumaha engke lah (bagaimana nanti saja)," tutur Emil.

Oleh karena itu, lanjut Emil, pihaknya menginginkan adanya pembagian tugas untuk mewujudkan proyek-proyek ambisiusnya itu. Emil juga meminta seluruh anak buahnya di lingkungan Pemprov Jabar bekerja cepat, sehingga seluruh proyek dapat terwujud dalam lima tahun ke depan. "Jadi saya titipkan kepada para pejabat saya untuk bekerja cepat. Jadi tim Dishub (Dinas Perhubungan) juga harus ngabret (ngebut)," katanya.

Emil menegaskan, pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang transportasi sangatlah penting untuk membangun konektivitas antardaerah. Menurut dia, tanpa konektivitas, pertumbuhan ekonomi dan peradaban mustahil terbangun. "Pokoknya percaya sama saya. Dalam lima tahun ke depan, inovasi-inovasi tidak hanya dalam praktik, tapi juga penganggaran. Saya ingin melihat ekonomi (Jabar) bergerak luar biasa," tandas Emil.
(wib)
Berita Terkait
Didominasi Transportasi,...
Didominasi Transportasi, Ini Lima Penyebab Inflasi di Jabar Saat Lebaran
Viral, Infrastruktur...
Viral, Infrastruktur di Kabupaten Cianjur Masih Minim, Pemprov Jabar Sudah Berkoordinasi dengan Bupati
Harga BBM Naik, Pemprov...
Harga BBM Naik, Pemprov Jabar Wacanakan Subsidi Sektor Transportasi
Infrastruktur Transportasi...
Infrastruktur Transportasi Konektivitas Perekonomian Daerah
Kerap Dikeluhkan Warga,...
Kerap Dikeluhkan Warga, Pemprov Jabar Kebut Perbaikan Jalan Rusak
Warga Jabar Belum Bebas,...
Warga Jabar Belum Bebas, Tetap Gunakan Masker di Transportasi Umum
Berita Terkini
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
1 jam yang lalu
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
1 jam yang lalu
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
3 jam yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
3 jam yang lalu
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
4 jam yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved