Beri Pemahaman Penggunaan Obat, Dinkes Kobar Sosialisasi ke Pelajar
Rabu, 26 September 2018 - 08:54 WIB
Beri Pemahaman Penggunaan Obat, Dinkes Kobar Sosialisasi ke Pelajar
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat) di Aula Dinkes Kobar, Selasa (25/9/2018) sore. Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar mengenai penggolongan obat dan meningkatkan pemahaman penggunaan obat.
Gema Cermat merupakan gerakan serentak dan berkesinambungan secara nasional untuk percepatan upaya peningkatan kesadaran. Kemudian upaya kepedulian, pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan obat secara tepat dan rasional.
Peran apoteker di sektor pelayanan kefarmasian dalam memberikan informasi dan edukasi yang memadai bagi masyarakat dengan dasar pelaksanaan kegiatan sesuai SK Menteri Kesehatan Nomor HK 02.02/Menkes/427/2015.
“Sebelumnya kita sudah menyasar ke masyarakat baik ibu rumah tangga, kelompok pengajian dan kader kesehatan. Yang belum itu generasi milenial anak zaman now, jadi kami pikir mereka juga perlu tahu supaya ke depannya tidak terjadi lagi penyalahgunaan obat,” kata Kasi Kefarmasian, Alkes dan PKRT, Nunik Aulia.
Nunik mengatakan, narasumber kegiatan ini adalah pejabat dari Dinkes Kobar, sedangkan fasilitator kegiatan adalah apoteker dari pengurus cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kobar. Kemudian untuk peserta kegiatan terdiri dari 5 SMA dan 10 SMP, setiap sekolah mengirimkan 10 pelajar dan diutamakan yang tergabung dalam PMR atau Pramuka Bakti Husada.
Sosialisasi yang menyasar pelajar sebagai peserta ini, dimaksudkan agar pelajar bisa lebih cerdas dalam menggunakan obat dimulai dari membeli, mendapatkan, menggunakan, menyimpan sampai membuang limbah sehingga penggunaan obat rasional di masyarakat dapat terwujud.
Gema Cermat merupakan gerakan serentak dan berkesinambungan secara nasional untuk percepatan upaya peningkatan kesadaran. Kemudian upaya kepedulian, pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan obat secara tepat dan rasional.
Peran apoteker di sektor pelayanan kefarmasian dalam memberikan informasi dan edukasi yang memadai bagi masyarakat dengan dasar pelaksanaan kegiatan sesuai SK Menteri Kesehatan Nomor HK 02.02/Menkes/427/2015.
“Sebelumnya kita sudah menyasar ke masyarakat baik ibu rumah tangga, kelompok pengajian dan kader kesehatan. Yang belum itu generasi milenial anak zaman now, jadi kami pikir mereka juga perlu tahu supaya ke depannya tidak terjadi lagi penyalahgunaan obat,” kata Kasi Kefarmasian, Alkes dan PKRT, Nunik Aulia.
Nunik mengatakan, narasumber kegiatan ini adalah pejabat dari Dinkes Kobar, sedangkan fasilitator kegiatan adalah apoteker dari pengurus cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kobar. Kemudian untuk peserta kegiatan terdiri dari 5 SMA dan 10 SMP, setiap sekolah mengirimkan 10 pelajar dan diutamakan yang tergabung dalam PMR atau Pramuka Bakti Husada.
Sosialisasi yang menyasar pelajar sebagai peserta ini, dimaksudkan agar pelajar bisa lebih cerdas dalam menggunakan obat dimulai dari membeli, mendapatkan, menggunakan, menyimpan sampai membuang limbah sehingga penggunaan obat rasional di masyarakat dapat terwujud.
(wib)