DPRD Jateng Sidak Pabrik Madurasa

Jum'at, 21 September 2018 - 21:04 WIB
DPRD Jateng Sidak Pabrik...
DPRD Jateng Sidak Pabrik Madurasa
A A A
WONOGIRI - DPRD Jawa Tengah (Jateng) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pabrik PT Madurasa Unggulan Nusantara di Kabupaten Wonogiri, Jumat (21/9/2018). Mereka ingin memastikan seluruh karyawan produsen produk Madurasa itu mendapatkan seluruh hak-haknya sebagai pekerja.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah Joko Purnomo mengatakan, pihaknya mengambil sampel perusahan perusahaan di sejumlah daerah, dan salah satunya PT Madurasa Unggulan Nusantara di Wonogiri. Pihaknya ingin mengecek langsung apakah para pekerja seluruh haknya terpenuhi dan perusahaan menjalankan seluruh kewajibannya.

“Meski jumlah pekerjanya tak lebih dari 300 orang, tapi hak-hak seluruh pekerja tetap harus dipenuhi,” tandas Joko Purnomo di sela-sela sidak di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (21/9/2018).

Selain Anggota komisi E DPRD Jateng, sidak juga diikuti Dinas Tenaga Kerja Pemprov Jateng, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Dari penjelasan manajemen, hak-hak seluruh pekerja telah diberikan.Selama ini, diakui memang tidak ada keluhan atau aduan dari pekerja PT Madurasa. Meski demikian, secara diam diam pihaknya akan tetap memantau apakah kondisi riil sama seperti penjelasan dari manajemen.
Pihaknya juga mendorong agar dibentuk semacam serikat pekerja yang dapat menjadi jembatan komunikasi antara pekerja dan karyawan. “Jadi bukan oposisi, namun sebagai penyambung lidah pekerja dan perusahaan. Kalau ada masalah, bisa diselesaikan secara musyawarah dan tidak perlu unjuk rasa,” tambahnya.

General Manager HRD PT Madurasa Unggulan Nusantara Muji Sarjono mengemukakan, sebagian besar pekerja merupakan putera daerah karena sekitar 97% di antaranya berasal dari Wonogiri.

Pihaknya memastikan seluruh karyawan telah terpenuhi hak-haknya sebagai diatur dalam peraturan. Seperti gaji, tunjangan, makan siang, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan. “Bahkan gaji para karyawan juga di atas UMK (upah minimum kabupaten/kota),” ungkap Muji Sarjono.

Pihaknya juga memberikan tunjangan hari raya (THR) tepat waktu, serta bonus bagi karyawan berdasarkan performance. Dirinya juga memastikan adanya serikat pekerja guna menjembati komunikasi antara karyawan dan perusahaan.
(rhs)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
1 jam yang lalu
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
2 jam yang lalu
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
3 jam yang lalu
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
3 jam yang lalu
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pabrik Bakal Ditutup,...
5 Pabrik Bakal Ditutup, Gelombang PHK Ancam Karyawan Kimia Farma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved