Dinas UMKM Kobar Dorong Pengembangan Produksi Madu Kelulut

Kamis, 13 September 2018 - 15:12 WIB
Dinas UMKM Kobar Dorong...
Dinas UMKM Kobar Dorong Pengembangan Produksi Madu Kelulut
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng terus melakukan pembinaan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ini dilakukan untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Salah satunya adalah UMKM yang bergerak pada usaha produksi madu kelulut.Kepala Dinas Disperindag Koperasi dan UMKM Kobar, Muhammad Yadi melalui Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro Philipus mengatakan, intruksi Bupati Kobar untuk melakukan pembinaan terhadap UMKM. Hal ini guna mengembangkan usaha para UMKM.

"Saat ini kami tengah membantu mempromosikan madu kelulut, dimana madu kelulut itu sendiri budidaya dari tanaman bakau. Khasiatnya sangat bagus untuk kesehatan, bahkan keberadaan madu kelulut itu sendiri mendapat perhatian dari turis mancanegara yang selalu berkunjung ke TNTP lantas selalu singgah ke Desa Bakau untuk menikmati madu kelulut langsung dari sarangnya,” kata Philipus di ruang kerjanya, Kamis (13/9/2018).

Saat ini, kataPhilipus pengembangan usaha madu kelulut banyak diminat masyarakat yang ada di sepanjang pesisir Kecamatan Kumai, karena memang pengembangannya di daerah bakau.

"Satu orang saja bisa melakukan penangkaran sampai 200 buah sarang, hasilnya sangat lumayan besar, untuk 200 ml saja harganya Rp100 ribu rata-rata satu orang bisa panen sampai 5 liter/harinya, hal itu sangat baik bagi perekonomian masyarakat pesisir yang menggeluti usaha madu kelulut,”

Tambahnya lagi usaha madu kelulut bukan lagi sebagai usaha sampingan bagi masyarakat pesisir disaat menghadapi cuaca ekstrim. Sebab pada saat memasuki cuaca ekstrim para nelayan pasti tidak melaut, kini usaha madu kelulut sangat menjanjikan sehingga bukan lagi dijadikan usaha sampingan.

"Kami membantu pemilik usaha madu kelulut dalam perizinannya, mulai izin kesehatan, izin UMKM sampai izin halalnya, kami dampingi terus agar usaha madu kelulut ini benar maju dan terkenal akan khasiatnya,” timpalnya.

Program kedepannya tambah Philipus karena penangkaran madu kelulut itu berada di wilayah pesisir. Di mana wilayah itu dijadikan destinasi wisata maka akan dibuatkan kampung madu yang tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Taman Nasional Tanjung Puting.

"Tercetusnya hal itu karena ketertarikan para turis mancanegara yang ternyata lebih suka menikmati madu kelulut langsung dari sarangnya ketimbang yang sudah dalam kemasan, jadi program kami kedepanya menarik semua turis agar mampir ke desa-desa penangkaran madu kelulut setelah dari Taman Nasional Tanjung Puting agar para turis tetap fit setelah konsumsi madu kelulut, setelah melakukan perjalanan panjang," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
45 menit yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
1 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
3 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
3 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved