UGD RS Siloam Buton Dominan Tangani Serangan Stroke

Selasa, 04 September 2018 - 15:15 WIB
UGD RS Siloam Buton...
UGD RS Siloam Buton Dominan Tangani Serangan Stroke
A A A
BUTON - Unit Gawat Darurat (UGD) merupakan ujung tombak terhadap penanganan beragam penyakit kritis yang membutuhkan pertolongan segera dan secepat mungkin.

Di antara penyakit itu yang melibatkan otak, jantung dan kecelakaan. Pun begitu di UGD di RS Siloam Buton yang mengedepankan layanan otak, jantung dan kecelakaan.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kepala UGD RS Siloam Buton, dr. Alsyahrin Manggala mengatakan, rata rata setiap bulan, pihaknya menangani 6 hingga 7 pasien yang mengalami gejala stroke atau kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah.

"Penanganan dominan di UGD RS Siloam Buton adalah penyakit stroke. Setiap bulan terdapat 6 hingga 7 pasien di UGD karena terkena stroke tersebut," ujar Kepala UGD RS Siloam Buton, dr. Alsyahrin Manggala di RS Siloam Buton, Selasa (4/9/2018).

Sementara itu ahli saraf dari RS Siloam Buton, dr. La Ode Muhammad Fattahila menyatakan stroke menyumbang sebagian besar angka kecacatan paska terdiagnosis."Gejala stroke biasanya terdeteksi setelah pasien mengalami gangguan seperti kelumpuhan atau kesadaran menurun setelah 24 jam, namun pada beberapa kasus terdapat gejala stroke dengan tanda kelumpuhan namun akan membaik dalam 24 jam setelah kejadian, " papar La Ode.Dikatakan dr. La Ode, gejala tersebut dinamakan Transient Iskemik Attack (TIA)."Transient Iskemik Attack adalah stroke dengan gejala yang menghilang setelah 24 jam kejadian. TIA tidak menyebabkan kerusakan permanen pada otak namun merupakan alarm atau peringatan serius terhadap serangan stroke yang tidak boleh diabaikan," kata dia.

Faktor risiko terjadinya TIA yaitu tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, dislipidemia kurang aktivitas fisik, diet tidak sehat, stress.

"Sehingga sebagai pencegahan kita harus CERDIK atau Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup, Kelola stres, " pungkasnya.

WHO mencatat pada 2012 di Indonesia terdapat 450 kasus per 100.000 penduduk di tahun 2012 dengan didominasi oleh laki-laki dengan probabilitas kematian usia 30-70 tahun sekitar 23%3,4.

Selain stroke dan penyakit jantung koroner kematian akibat kecelakaan jumlahnya makin meningkat tiap tahun. Terdapat 1,25 juta kematian akibat kecelakaan di tahun 2013 dengan rentang usia 15-29 tahun dan diperkirakan kematian akibat kecelakaan lalu lintas akan menempati posisi ke-5 dalam penyabab kematian di tahun 2030. Demikian data yang diungkapkan WHO.
(vhs)
Berita Terkait
RS Mustika Medika Resmi...
RS Mustika Medika Resmi Berganti Nama Menjadi RS Nusantara
Dukung Tingkatkan Kesadaran...
Dukung Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker, MRHP Luncurkan Pusat Kanker
Satu Tenaga Medis Positif...
Satu Tenaga Medis Positif COVID-19, Layanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang Ditutup
Tak Perlu Berobat ke...
Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri, Fasilitas RS di Indonesia Makin Canggih bak Hotel Bintang 5
Daftar Rumah Sakit Tipe...
Daftar Rumah Sakit Tipe A di Jakarta
Polisi Filipina Gerebek...
Polisi Filipina Gerebek RS Ilegal Rawat Pasien Corona Asal China
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved