Tampilkan Potensi dan Budaya, Bupati Kendal Naik Kereta Kencana

Minggu, 26 Agustus 2018 - 15:35 WIB
Tampilkan Potensi dan...
Tampilkan Potensi dan Budaya, Bupati Kendal Naik Kereta Kencana
A A A
KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa mengikut parade dan kirab budaya dengan naik kereta kencana untuk mengenalkan potensi dan budaya dari 20 kecamatan di wilayahnya, Minggu (26/8/2018). Tidak hanya budaya Kabupaten Kendal yang ditampilkan, lima kesenian tradisional dari daerah sekitar pun ikut menyemarakan kirab budaya ini.

Kirab budaya dan potensi Kendal sengaja tidak dilaksanakan di pusat kota untuk lebih mendekatkan ke masyarakat. Kesenian lokal Kecamatan Boja ikut ditampilkan di lokasi kirab budaya ini.

Bupati Mirna Annisa terlihat naik menggunakan kereta kencana mengenakan pakaian karya anak muda Kendal. Bupati menyapa warga yang sudah berjajar sepanjang jalan utama Boja-Sukorejo. Mengambil tema Kendal Bermartabat Permata Pantura, kirab dan karnaval budaya ini ingin menjadikan Kendal permatanya pantura Jawa Tengah.

Kesenian yang ditampilkan bermacam-macam mulai dari jaran lumping, barongan, kuntulan, dan lais. Kesenian khas daerah pesisir dan pegunungan ditampilkan karena Kendal berada di pantura dan berbatasan dengan wilayah pegunungan di selatan, sehingga keseniannya beragam.
Tampilkan Potensi dan Budaya, Bupati Kendal Naik Kereta Kencana
Ketua Panitia Pelaksana Karnaval, Dwiyanto mengatakan, karnaval budaya di Kecamatan Boja menjadi kebanggaan warganya. Harapanya dengan parade budaya bisa menggairahkan kembali budaya lokal Kabupaten Kendal.

"Dengan tampilan budaya daerah diharapkan bisa terangkat jadi tidak terus punah berbagai budaya daerah akibat kemajuan teknologi sehingga para pegiat seni masih bisa mengekspresikan seninya melalui budaya daerah masing masing," kata Dwiyanto, Minggu (26/8/2018).

Selain penampilan kesenian dan kebudayaan Kendal, parade budaya ini juga diikuti lima kabupaten tetangga yang juga menampilkan kesenian khas daerahnya masing masing. Antara lain Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Kabupaten Demak.
(amm)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
22 menit yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
7 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
8 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
9 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
9 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved