Pemkot Depok Akan Terapkan Ganjil Genap di Jalan Margonda

Kamis, 09 Agustus 2018 - 06:01 WIB
Pemkot Depok Akan Terapkan...
Pemkot Depok Akan Terapkan Ganjil Genap di Jalan Margonda
A A A
DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mewacanakan penerapan sistem ganjil genap di ruas Jalan Margonda, Depok, untuk mengurai kemacetan. Berbeda dengan di Jakarta, sistem ganjil genap ini hanya berlaku saat akhir pekan saja.

Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengatakan, Pemkot Depok memiliki sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan seperti sistem satu arah (SSA) dan penerapan ganjil genap. Untuk SSA sendiri saat ini sudah diterapkan di Jalan Dewi Sartika, Jalan Nusantara dan Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

Namun penerapannya tidak sama, di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara diterapkan full sedangkan di Jalan ARH hanya pada jam tertentu yaitu pukul 15.00-22.00 WIB. Menurut rencana, SSA akan dipermanenkan, hal itu terungkap pada saat rapat koordinasi antara Pemkot Depok dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) belum lama ini.

SSA yang diterapkan di Kota Depok telah dilakukan evaluasi oleh Kementerian Perhubungan dengan adanya catatan. “Sebagai alternatif akan diwacanakan genap-ganjil bisa dilakukan di Jalan Margonda pada akhir pekan, sebagai alternatif dan catatan dari Kementerian Perhubungan,” ungkap Idris pada wartawan Rabu, 8 Agustus 2018 kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana menambahkan, pada akhir pekan ruas Jalan Margonda kerap macet sejak pagi hingga malam. Hal itu disebabkan pergerakan kendaraan banyak yang menuju ruas jalan protokol tersebut. Dari data yang didapat dari dinas, pola pergerakan orang di Depok pada hari biasa sebanyak 58% ada di luar Depok. Sedangkan sisanya sebanyak 42% ada di dalam Depok.

Namun pada akhir pekan, pola tersebut berubah. “Hampir semua pergerakan ada dalam Depok. Ini yang menyebabkan terjadinya tumpukan kendaraan pada akhir pekan,” kata Dadang. VC Ratio di Depok saat ini sudah mencapai 0.9. Artinya kondisi jalan sudah tidak lagi ideal menampung kendaraan sehingga terjadi kepadatan di jalan.Sedangkan idealnya adalah 0.5 saja. Selain itu pemerintah juga sudah tidak mungkin lagi untuk menambah lebar Jalan Margonda sehingga yang dilakukan adalah melakukan rekayasa yang visibel. “Dinas Perhubungan sudah diintruksikan untuk melakukan kajian untuk mengurai kemacetan di Depok, salah satunya adalah ganjil genap ini. Saat ini masih dalam proses dan ditargetkan akhir bulan ini selesai finalisasi kajian,” paparnya.

Setelah kajian selesai, selanjutnya akan dilakukan uji publik dan diskusi untuk evaluasi. Barulah nanti didapat kebijakan yang tepat mengatasi kemacetan yang ada di Depok. Nantinya dimungkinkan tidak semua Jalan Margonda akan diberlakukan ganjil genap.

“Jalan Margonda kan ada tiga segmen. Bisa saja nanti hanya segmen tertentu yang diterapkan ganjil genap. Nah ini masih kita kaji secara keseluruhan. Tentunya nanti kita kaji dari berbagai aspek termasuk ekonomi dan sosial,” ungkapnya.

Disebutkan jumlah kendaraan yang melintas di Margonda dai utara-selatan (dua arah) pada Minggu sore sebanyak 7.836 kendaraan/jam. Pada minggu siang sebanyak 7.746 kendaraan/jam, dan minggu pagi sebanyak 6.428 kendaraan/jam. Sedangkan pada week day sebanyak 7.621 kendaraan/jam pada sore hari. sedangkan siang hari sebanyak 3.827 kendaraan/jam dan pagi sebanyak 3.254 kendaran/jam.
(whb)
Berita Terkait
Sabtu Besok Pemkot Bogor...
Sabtu Besok Pemkot Bogor Mulai Terapkan Sistem Ganjil Genap di Akhir Pekan
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Uji Coba Ganjil Genap...
Uji Coba Ganjil Genap Hari Pertama, Ratusan Kendaraan Masih Nekat Masuk Puncak
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Berita Terkini
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
13 menit yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
2 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
3 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
6 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
15 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved