Waspada, Marak Kawanan Begal Menyamar Sebagai Polisi

Rabu, 01 Agustus 2018 - 12:35 WIB
Waspada, Marak Kawanan...
Waspada, Marak Kawanan Begal Menyamar Sebagai Polisi
A A A
SEMARANG - Komplotan begal dengan sasaran mobil boks dan kendaraan pribadi marak beraksi di wilayah Jawa Tengah. Untuk melancarkan aksinya, mereka menyamar sebagai anggota polisi lengkap dengan seragam dinas dan lampu pengatur lalu lintas.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, dalam waktu sebulan terakhir Subdit ll Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng mengungkap tiga kelompok begal dengan 10 tersangka. Kelompok pertama di bawah kendali Robert alias Obet yang terdiri empat tersangka.

"Kelompok ini beraksi dengan TKP antara lain Batang, Slawi Tegal, Pekalongan, Lamongan Jatim, dan Bandung. Modusnya, mereka menyaru menjadi anggota polisi dan melakukan curas terhadap mobil boks dan brankas toko," ujar Condro saat gelar perkara di Mapolda Jateng, Rabu (1/8/2018).

Kemudian kelompok kedua di bawah asuhan Mujiyanto alias Bagol yang terdiri dari dua tersangka. Mereka juga menyamar sebagai anggota polisi agar aksinya tak mudah diketahui warga. Kelompok ini menyasar kendaraan yang mengangkut bahan baku pembuatan wig dan alis palsu.

"Mereka beraksi di wilayah yang memang di situ ada produksi alis mata dan wig, arahnya menuju Purbalingga (sentra pembuatan wig). TKP-nya Blora, Purworejo, dan Purbalingga. Barang bukti yang diamankan ada satu mobil bermuatan 1,5 ton bahan wig senilai Rp750 juta," terangnya.

Jenderal bintang dua itu menambahkan, kelompok ketiga berasal dari Palembang-Lampung yang terdiri empat tersangka. Mereka mengintai orang-orang yang baru keluar mengambil uang dari bank. Kelompok ini banyak beraksi di Slawi Tegal dan Pemalang, dengan cara memecah kaca mobil nasabah bank.

"Total kerugian, barang senilai Rp1,6 miliar, uang Rp250 juta, dan tiga unit truk boks. Sementara yang sudah diamankan oleh petugas adalah barang senilai Rp1,3 miliar, uang tunai Rp150 juta, dan satu truk boks serta dua mobil. Selain itu juga empat sepeda motor yang digunakan sarana kejahatan," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun. Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jateng sekaligus pengembangan kasusnya.
(nag)
Berita Terkait
Salah Sasaran Anggota...
Salah Sasaran Anggota TNI Dibegal, Pelaku Babak Belur
Polisi Hentikan Penyidikan...
Polisi Hentikan Penyidikan Korban Begal yang Bunuh Dua Pelaku di Lombok Tengah
4 Jenis Begal Brutal...
4 Jenis Begal Brutal yang Meresahkan, Nomor 3 Sangat Sensitif dan Melecehkan
Aksi Begal Mobil saat...
Aksi Begal Mobil saat Macet Semakin Meresahkan, Ini Tips Aman Menghindarinya!
14 Jam Usai Kejadian,...
14 Jam Usai Kejadian, Tiga Pelaku Begal di Palmerah Jakbar Diringkus
Kabur saat Ditangkap,...
Kabur saat Ditangkap, Begal Motor di Bogor Ditembak Kakinya
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
58 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved