Begini Cara Kerja Buzzer Dalam Mengkampanyekan Kubu Politiknya

Kamis, 26 Juli 2018 - 07:07 WIB
Begini Cara Kerja Buzzer...
Begini Cara Kerja Buzzer Dalam Mengkampanyekan Kubu Politiknya
A A A
JAKARTA - Fenomena buzzer tak bisa dipisahkan dari konstelasi politik yang ada di Indonesia. Dalam menjalankan aksinya, ada tiga model yang dilakukan buzzer untuk kubu politiknya.

Pakar Informatika dari ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan, dalam penggunaannya di medsos, ada tiga model buzzer dalam mengkampanyekan kubu politiknya. Pertama menggunakan kampanye positif, yang mana dia mengungkap semua hal positif yang dimiliki calon yang diikutinya, misal dari pencapaiannya.

Kedua, bebernya, kampanye negatif, yakni mengungkap kejelekan lawan politiknya guna memunculkan citra negatif lawan politiknya itu. Meski tak dipungkiri, kalau kejelakan itu merupakan kenyataan dari lawan politiknya.

"Contoh di Jakarta kemarin misalnya, ramai buzzer Ahok mengungkap keburukan Anies kan, begitu sebaliknya," ujarnya ketika dihubungi SINDOnews, Kamis (25/7/2018).

Ketiga, Black Campaign itu juga ada kan saat Pilkada DKI. "Jadi black campaign ini bukan keburukan lagi, tapi sudah fitnah yang dikeluarkan, pokoknya mau benar atau salah diungkap saja oleh para buzzer ini," tuturnya. (Baca: The Guardian Bongkar Permainan Buzzer Ahok Selama Pilkada )

Dia memaparkan, buzzer memang bermain dalam tiga ranah tersebut, bisa jadi orang kubu yang satu dengan kubu lainnya menggunakan buzzer yang sama, bisa juga menggunakan buzzer yang berbeda.

Dan semua buzzer, itu juga bisa dilakukan penindakan oleh pemerintah maupun Kominfo, bilamana sudah mengarah pada fitnah dan membahayakan.

"Sebenarnya semuanya bisa ditindak, utamanya yang black campaign karena cenderung berisi fitnah dan membahayakan, mengadu domba suku, ras, dan agama," jelasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ini yang Terjadi Jika...
Ini yang Terjadi Jika Buzzer Politik Terus Dibiarkan Bergerilya
Istana Tegaskan Tak...
Istana Tegaskan Tak Punya Buzzer tapi Influencer, Ini Perbedaannya...
Banyak Permintaan, Pengamat:...
Banyak Permintaan, Pengamat: Buzzer Politik Susah Ditertibkan
Darurat Buzzer
Darurat Buzzer
Serang Jokowi Pakai...
Serang Jokowi Pakai Buzzer? Cek Bayarannya
Gajinya Gede Lho Jadi...
Gajinya Gede Lho Jadi Buzzer, Tertarik?
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved