Ganjar Sebut Pemalsu SKTM Hancurkan Sistem Pendidikan

Rabu, 11 Juli 2018 - 18:30 WIB
Ganjar Sebut Pemalsu...
Ganjar Sebut Pemalsu SKTM Hancurkan Sistem Pendidikan
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut maraknya kasus pemalsuan surat keterangan tidak mampu (SKTM) akan merusak sistem pendidikan di Tanah Air. Pihaknya telah membatalkan lebih dari 78.000 SKTM palsu yang digunakan untuk mendaftar ke sekolah.

"Pendidikan menjadi hancur gara-gara ini (pemalsuan SKTM). Ternyata budi pekerti tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga (diperlukan) bagi orang tua. Saya sedih betul," kata Ganjar seusai mengikuti upara HUT ke-72 Bhayangkara di Mapolda Jateng, Rabu (11/7/2018).

Pria yang baru saja terpilih kembali sebagai pemimpin Jateng itu menambahkan, banyak menerima pengaduan masyarakat tentang aturan tersebut karena dinilai lebih banyak merugikan. Untuk itu, dia akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi masalah tersebut.

"Saya akan minta kepada Pak Menteri (Pendidikan dan Kebudayaan) untuk aturannya kita sesuaikan di masing-masing daerah. Mungkin aturannya tidak minimal tapi maksimal. Yang kedua kita sudah nyiapin metodenya diganti," ujarnya.

Sekadar diketahui, sejumlah daerah dihebohkan dengan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018. Sistem zonasi awalnya bertujuan untuk mewujudkan pemerataan akses dan mutu pendidikan secara nasional.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018 dianggap sebagai muara kegaduhan tersebut. Sebab dalam peraturan itu disebutkan, sekolah wajib menerima dan membebaskan biaya pendidikan bagi peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang berdomisili dalam satu wilayah daerah provinsi paling sedikit 20% dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima dibuktikan dengan SKTM atau kartu PKH.
(amm)
Berita Terkait
Pendaftaran Penerimaan...
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN 70 Jakarta
Penerimaan Siswa Baru,...
Penerimaan Siswa Baru, Ada Kuota Khusus Anak Pejuang Covid-19
Miris! Siswa Baru yang...
Miris! Siswa Baru yang Mendaftar di SD Negeri Pacitan Hanya 1 Orang
Penerimaan Siswa Baru...
Penerimaan Siswa Baru di Tengah Pandemi
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
Persiapan Penerimaan...
Persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru di SMPN 115 Jakarta
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
7 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
7 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved