Dua Pelaku Jambret yang Dihakimi Warga Ternyata Pengedar Narkoba
Selasa, 10 Juli 2018 - 23:01 WIB
Dua Pelaku Jambret yang Dihakimi Warga Ternyata Pengedar Narkoba
A
A
A
TANGERANG - Dua pria pelaku jambret, AL (38) dan AG (23), yang babak belur dipukuli hingga dibacok warga di kawasan Mall Tangcity, Jalan Sudirman, Kota Tangerang, ternyata anggota jaringan narkoba.
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP Farlin Lambun, mengatakan, kedua pelaku jambret itu merupakan jaringan narkoba yang sudah menjadi incaran pihak kepolisian sejak lama dan telah jadi DPO.
"Selain pelaku jambret mereka juga terlibat dalam peredaran narkotika di Kota Tangerang. Saat kami amankan, mereka ini menyimpan narkotika jenis sabu-sabu yang akan dijual ke pelanggannya," ujar Falin kepada wartawan, Selasa (10/7/2018). (Baca juga: Ditangkap setelah Dikepung, Warga Bacok Kepala Pelaku Jambret)
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita satu paket kecil sabu-sabu seberat 7,4 gram dan satu paket sabu-sabu seberat 15 gram, serta dua unit handphone yang di dalamnya berisi percakapan transaksi jual beli sabu-sabu.
Hingga kini, polisi masih mendalami kedua tersangka, untuk mencari tahu bandar sabu yang menyuplai barang terlarang itu ke mereka. "Kami masih bekerja di lapangan untuk melakukan pendalaman," ucapnya.
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP Farlin Lambun, mengatakan, kedua pelaku jambret itu merupakan jaringan narkoba yang sudah menjadi incaran pihak kepolisian sejak lama dan telah jadi DPO.
"Selain pelaku jambret mereka juga terlibat dalam peredaran narkotika di Kota Tangerang. Saat kami amankan, mereka ini menyimpan narkotika jenis sabu-sabu yang akan dijual ke pelanggannya," ujar Falin kepada wartawan, Selasa (10/7/2018). (Baca juga: Ditangkap setelah Dikepung, Warga Bacok Kepala Pelaku Jambret)
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita satu paket kecil sabu-sabu seberat 7,4 gram dan satu paket sabu-sabu seberat 15 gram, serta dua unit handphone yang di dalamnya berisi percakapan transaksi jual beli sabu-sabu.
Hingga kini, polisi masih mendalami kedua tersangka, untuk mencari tahu bandar sabu yang menyuplai barang terlarang itu ke mereka. "Kami masih bekerja di lapangan untuk melakukan pendalaman," ucapnya.
(thm)