Kecipratan Dana Nasabah, Komisaris PT Abu Tours Jadi Tersangka

Senin, 09 Juli 2018 - 19:53 WIB
Kecipratan Dana Nasabah,...
Kecipratan Dana Nasabah, Komisaris PT Abu Tours Jadi Tersangka
A A A
MAKASSAR - Setelah menjalani pemeriksaan maraton, salah satu komisaris PT Amanah Bersama (Abu) Tours Khairuddin Bin M Latang ditetapkan sebagai tersangka, menyusul CEO Muh Hamzah Mamba dan eks menejer keuangan Muh Kasim. Penetapan tersangka ke tiga itu dilakukan setelah penyidik menggelar perkara Senin (9/7/2018).

"Sejak Jumat lalu melakukan pemeriksaan, lalu ditetapkan tersangka Khairuddin alias Heruddin, Komisaris Amanah Berama atau Abu Tours," jelas Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Khairuddin, kata Dicky, ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti menerima bonus dari hasil penggelapan dana jamaah. Dia disebut menerima mobil, satu rumah hunian dan biaya umrah sekeluarga secara gratis.

Menurut Dicky, semua fasilitas itu diperoleh dari uang jamaah PT ABu Tours yang digelapkan Hamzah Mamba melalui perusahaannya.

"Sehingga yang bersangkutan dijerat tindak pidana penggelapan Pasal 372 KUHPidana dan ikut serta Pasal 55 KUHPidana dan Pasal 5 UU nomor 8 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," jelas Dicky.

Selain itu, penyidik Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sulsel juga saat ini kembali memeriksa istri Hamzah Mamba, Nursyariah Mansyur. Dia juga kata Dicky dicurigai ikut terlibat menerima dan menggunakan uang hasil penggelapan dana jamaah.

Sama halnya Khairuddin, Nursyariah juga bakal dijerat pasal TPPU. "Mungkin dia segera ditetapkan sebagai tersangka, karena juga ikut melakukan tindakan pidana penggelapan dan pencucian uang, dalam kaitannya ini menerima dan menyimpan," jelas juru bicara Polda Sulsel tersebut.

Berdasarkan data Polda Sulsel, saat ini jumlah aset PT Abu Tours yang disita, mencapai Rp200 miliar. Baik aset bergerak maupun tidak bergerak yang tersebar di sejumlah cabang PT Abu Tours.

Dengan rincian aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan sebanyak 23 unit, dengan rincian 17 unit di Kota Makassar, dua unit di Jakarta dan empat di Depok.

Sementara untuk aset bergerak seperti kendaraan, sebanyak 34 unit. Dengan rincian di Kota Makassar berjumlah 16 unit mobil dan empat motor, di Jakarta 13 mobil dan Pelembang satu mobil.

Bukan itu saja, aset elektronik berjumlah 33 unit. Dengan rincian di Kota Makassar 24 komputer dan tiga laptop, Jaksel dua komputer dan empat kamera.

"Barang bukti lain yang disita berupa uang di lokasi kota makassar. Ada uang asing 11.250 Riyal, 140USD, Rp2.492.000. Begitu juga di lokasi Depok ditemukan 43 Riyal, 7 Ringgit, 1 Dinar, USD1, 62 SGD," jelas Dicky.
(sms)
Berita Terkait
Gelar Perkara Invetasi...
Gelar Perkara Invetasi Bodong Pohon Jabon, Mabes Polri Panggil Perwakilan Ribuan Korban
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Wanita Pelaku Penipuan...
Wanita Pelaku Penipuan Investasi Bodong Rp10 Miliar Diringkus saat Sembunyi di Tangerang
Mega Wanita Muda Tipu...
Mega Wanita Muda Tipu Warga Pekanbaru dengan Modus Investasi Rp5,99 Miliar
Waspadai Jebakan Investasi...
Waspadai Jebakan Investasi Fiktif, Biasanya Diimingi Untung Berlipat
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
3 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
12 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved