Pemkab Kobar Bakal Jadikan Pasir Panjang sebagai Desa Wisata Daerah
Selasa, 03 Juli 2018 - 08:41 WIB
Pemkab Kobar Bakal Jadikan Pasir Panjang sebagai Desa Wisata Daerah
A
A
A
PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah terus mengembangkan potensi pariwisata, termasuk menjadikan Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selaran, sebagai desa wisata.
Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan, Desa Pasir Panjang yang berada di tengah Kota Pangkalan Bun, statusnya masih dipertahankan sebagai desa.
"Menurut saya Pasir Panjang mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan desa lain. Potensi wisata di desa Pasir Panjang juga besar. Maka keinginan Pemkab Kobar ke depan Desa Pasir Panjang akan kita jadikan desa wisata," kata Nurhidayah di sela- sela kegiatannya, Selasa (3/7/2018).
Pasir Panjang memiliki Makam Kaharingan, Rumah Betang, dan Orangutan Care Centre Quarentine. Rumah Betang selalu dikunjungi banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Sedangkan Orangutan Care Centre Quarentine digunakan sebagai karantina bagi orangutan.
"Tempat tersebut juga bisa menarik wisatawan. Hanya saja tidak boleh banyak karena bisa mengganggu para orangutan yang sedang dikarantina."
Nurhidayah mengatakan, pihaknya sudah mulai menyiapkan berbagai sarana untuk menunjang Pasir Panjang sebagai desa wisata, di antaranya memperbaiki infrastruktur jalan. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas pariwisata, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), camat dan kades setempat untuk melakukan pelebaran jalan. "Tujuannya akses sentral kita lebarkan agar wisatawan merasa nyaman."
Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan, Desa Pasir Panjang yang berada di tengah Kota Pangkalan Bun, statusnya masih dipertahankan sebagai desa.
"Menurut saya Pasir Panjang mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan desa lain. Potensi wisata di desa Pasir Panjang juga besar. Maka keinginan Pemkab Kobar ke depan Desa Pasir Panjang akan kita jadikan desa wisata," kata Nurhidayah di sela- sela kegiatannya, Selasa (3/7/2018).
Pasir Panjang memiliki Makam Kaharingan, Rumah Betang, dan Orangutan Care Centre Quarentine. Rumah Betang selalu dikunjungi banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Sedangkan Orangutan Care Centre Quarentine digunakan sebagai karantina bagi orangutan.
"Tempat tersebut juga bisa menarik wisatawan. Hanya saja tidak boleh banyak karena bisa mengganggu para orangutan yang sedang dikarantina."
Nurhidayah mengatakan, pihaknya sudah mulai menyiapkan berbagai sarana untuk menunjang Pasir Panjang sebagai desa wisata, di antaranya memperbaiki infrastruktur jalan. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas pariwisata, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), camat dan kades setempat untuk melakukan pelebaran jalan. "Tujuannya akses sentral kita lebarkan agar wisatawan merasa nyaman."
(zik)