Tanya Kasus Perkosaan Bocah 7 Tahun, Puluhan Warga Datangi Polres

Senin, 02 Juli 2018 - 20:53 WIB
Tanya Kasus Perkosaan...
Tanya Kasus Perkosaan Bocah 7 Tahun, Puluhan Warga Datangi Polres
A A A
KARAWANG - Puluhan orang menggunakan dua unit mobil pikap mendatangi Mapolres Karawang, Senin (2/7/2018). Kedatangan warga tersebut untuk menanyakan perkembangan kasus perkosaan yang dialami bocah berusia 7 tahun berisial L, warga Dusun Subad, Desa Kosambi Kecamatan Cilebar.

Mereka meminta Polres Karawang segera menangkap enam orang yang menjadi pelaku perkosaan secara bergilir. Padahal laporan perkosaan ini sudah sejak bulan Mei, namun hingga saat ini para pelakunya belum juga ditangkap.

Salah seorang perwakilan keluarga korban, Syarif, menjelaskan keluarga korban bersama warga Desa Kosambi sengaja mendatangi Polres Karawang untuk menanyakan perkembangan kasus perkosaan yang dialami L, bocah kelas 1 SD, ini.

Hingga saat ini keluarga korban belum mengetahui perkembangan kasus tersebut meski sudah dilaporkan sejak Mei 2018 lalu. "Kami datang ke Polres untuk menanyakan langsung perkembangan pemeriksaan yang dilakukan Polres Karawang," katanya.

Menurut Syarif peristiwa perkosaan itu terjadi 13 Mei lalu yang dilakukan oleh enam orang pemuda di sekitar Dusun Subad dekat sekolah SD. Korban sebelumnya mengeluh sakit pada bagian alat kelaminnya.

Karena curiga kemudian korban membawa korban ke bidan setempat dan diketahui korban menjadi korban perkosaan. "Setelah mendapat pengakuan korban kami keluarga langsung melaporkan masalah ini ke Polres Karawang. Laporan kami ini ditangani oleh unit PPA (perlindungan perempuan dan anak)," katanya.

Sementara itu Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya mengatakan laporan kasus tersebut sudah diterima dan saat ini sedang ditangani. Dia memastikan kasus ini berjalan dan sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan dugaan tindak pidana seperti yang dilaporkan maka pihak kepolisian akan memproses kasus ini lebih lanjut. "Laporannya sudah kami terima dan saat ini sedang proses penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Kalau unsurnya terpenuhi pasti kita akan proses lebih lanjut," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved