Begal Tenda Oranye Penjambret Nenek 56 Tahun Ditembak Mati

Senin, 02 Juli 2018 - 18:19 WIB
Begal Tenda Oranye Penjambret...
Begal Tenda Oranye Penjambret Nenek 56 Tahun Ditembak Mati
A A A
JAKARTA - Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, menembak mati satu dari belasan anggota begal dan jambret yang dikenal dengan sebutan Tenda Oranye. Rasit tewas ditembak lantaran berupaya merebut pistol polisi saat akan ditangkap.

Kapolsek Taman Sari, AKBP Rully Indra mengatakan, selain menembak mati Rasit, petugas juga membekuk tiga pelaku lain yakni, Martin (29), Ali, (35), dan Dito (32)."Mereka ini kelompok begal dan jambret Tenda Oranye. Mereka sering beraksi di jalanan Ibu Kota," kata Rully pada wartawan Senin (2/7/2018).

“Kami membekuk mereka saat berkumpul di Tenda Oranye. Saat di tangkap, Rasit mencoba merebut pistol anggota, kami terpaksa melepaskan tembakan, sebelumnya kami tindak tegas,” ucap Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rully Indra, Senin (2/7/2018).

Rully mengatakan, aksi pelaku sangat meresahkan masyarakat. Aksi terakhir Rasit ini terjadi pada 26 Juni 2018 lalu dengan korban nenek berinisial CF (56) di Jalan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam kejadian itu, CF mengalami luka berat setelah terjatuh lantaran mempertahankan tas. Sementara beberapa benda berharga, mulai dari ponsel hingga uang tunai, STNK mobil, dan kunci mobilnya raib di curi gerombolan begal. Kejadian itu membuat CF merugi Rp 50 juta.

Setelah kejadian itu, polisi kemudian melacak pelaku melalui Iphone 7 yang dicuri. Ponsel itu kemudian didapat di sekitar kawasan Kalijodo, Jakarta Barat. “Kami kemudian melakukan olah tkp kembali, dan menyusuri setiap kemungkinan. Akhirnya mendapati pelaku merupakan kelompok Tenda Oranye,” ucap Rully yang menggrebek kelompok itu pada Senin dini hari.

Sebelumnya, kelompok begal dan jambret Tenda Oranye digerebek polisi pada Jumat, 29 Juni 2018 lalu. Kala itu, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarief Burhanuddin yang menjadi korbannya.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, AKP Ranggo Siregar mengatakan, masih mengembangkan kasus ini dan memburu lima pelaku lain, yakni WW, DN, MW, KD, dan TT."Anggota kelompok Tenda Oranye ini residivis kambuhan kasus begal, penjambretan dan perampokan," ujarnya.

Akibat ulahnya, para tersangka tersebut akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang ancamannya hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara.
(whb)
Berita Terkait
Mencegah Aksi Penjambretan...
Mencegah Aksi Penjambretan Ponsel
Cemburu, Robi Jambret...
Cemburu, Robi Jambret Istri Sirinya saat Dibonceng Pria Lain
Pelaku Jambret Sikat...
Pelaku Jambret Sikat Kalung Dua Balita di Tanjung Priok
Marak Penjambretan,...
Marak Penjambretan, Hindari Perilaku Mengundang
Korban Jambret di Jalan...
Korban Jambret di Jalan Gajah Mada Staf Kementerian
Asyik Main HP Sambil...
Asyik Main HP Sambil Jalan, Karyawati Dijambret di Tanjung Priok
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
4 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
6 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
7 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
8 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
8 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved