Hari Pencoblosan, Rutan Kebonwaru Tutup Layanan Kunjungan Keluarga Napi
Selasa, 26 Juni 2018 - 18:47 WIB
Hari Pencoblosan, Rutan Kebonwaru Tutup Layanan Kunjungan Keluarga Napi
A
A
A
BANDUNG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kebonwaru Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung menutup sementara layanan kunjungan keluarga, saat pemungutan suara Pilkada Serentak 2018, Rabu (27/6) besok.
Kepala Rutan Kebonwaru Bandung R Budiman P Kusuma mengatakan, layanan kunjungan keluarga ditutup untuk memudahkan kegiatan pencoblosan yang diikuti oleh 1.380 narapidana (napi) dan tahanan yang dalam daftar pemilih tetap (DPT) berlangsung lancar dan aman.
Rutan Kebonwaru dihuni oleh 1.397 napi dan tahanan. Dari jumlah itu, sebanyak 1.380 orang yang memiliki hak pilih. Sedangkan sisanya tidak, yakni empat warga negara asing (WNA) dan sisanya ber-KTP daerah atau provinsi lain."Sebanyak 1.380 napi yang mendapatkan hak pilih, nanti para napi akan mencoblos di tiga TPS yang disiapkan di dalam rutan. Satu di Blok A dan dua TPS di Blok D," kata Budiman didampingi Kepala Pengamanan Rutan Kebonwaru Alviantino, Selasa (26/6/2018).
Pemungutan suara, ujar Budiman, selain dijaga oleh regu pengamanan internal 15 orang per TPS, juga dibantu oleh satu regu personel Polrestabes Bandung dan Kodim 0816/BS. "Terdapat 45 orang pengamanan internal di tiga TPS dan dibantu 25 personel dari TNI-Polri," ujar dia.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya siap mengamankan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Kota Bandung dan Pilgub Jabar di 4.419 TPS se-Kota Bandung, termasuk TPS khusus di lapas dan rutan.
"Total personel Poltestabes Bandung dibantu Polda Jabar dan Kodim 0816/BS yang dikerahkan untuk mengamankan pesta demokrasi ini sebanyak 2.500 orang. Yang khusus menjaga keamanan di TPS sebanyak 1.100 personel. Sedangkan pengamanan di rutan dan lapas masing-masing satu regu berjumlah 10 orang," kata Hendro saat memantau kesiapan TPS di Rutan Kebonwaru Bandung.
Kepala Rutan Kebonwaru Bandung R Budiman P Kusuma mengatakan, layanan kunjungan keluarga ditutup untuk memudahkan kegiatan pencoblosan yang diikuti oleh 1.380 narapidana (napi) dan tahanan yang dalam daftar pemilih tetap (DPT) berlangsung lancar dan aman.
Rutan Kebonwaru dihuni oleh 1.397 napi dan tahanan. Dari jumlah itu, sebanyak 1.380 orang yang memiliki hak pilih. Sedangkan sisanya tidak, yakni empat warga negara asing (WNA) dan sisanya ber-KTP daerah atau provinsi lain."Sebanyak 1.380 napi yang mendapatkan hak pilih, nanti para napi akan mencoblos di tiga TPS yang disiapkan di dalam rutan. Satu di Blok A dan dua TPS di Blok D," kata Budiman didampingi Kepala Pengamanan Rutan Kebonwaru Alviantino, Selasa (26/6/2018).
Pemungutan suara, ujar Budiman, selain dijaga oleh regu pengamanan internal 15 orang per TPS, juga dibantu oleh satu regu personel Polrestabes Bandung dan Kodim 0816/BS. "Terdapat 45 orang pengamanan internal di tiga TPS dan dibantu 25 personel dari TNI-Polri," ujar dia.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya siap mengamankan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Kota Bandung dan Pilgub Jabar di 4.419 TPS se-Kota Bandung, termasuk TPS khusus di lapas dan rutan.
"Total personel Poltestabes Bandung dibantu Polda Jabar dan Kodim 0816/BS yang dikerahkan untuk mengamankan pesta demokrasi ini sebanyak 2.500 orang. Yang khusus menjaga keamanan di TPS sebanyak 1.100 personel. Sedangkan pengamanan di rutan dan lapas masing-masing satu regu berjumlah 10 orang," kata Hendro saat memantau kesiapan TPS di Rutan Kebonwaru Bandung.
(zik)